I. Musa membunuh Joshua Tirani
018,071 : maka supaya berbolak-balik hingga bila rakibaa di dalam perahu (hidzir) melobagi nya, berkata (musa) : “mengapa kamu kharaq (lobagi) ia bagi tughriq (menenggelamkan) penghuni nya bagi benar-benar kamu mendatangkan sesuatu urusan”
018,079 : “ada pun safiinati (perahu), maka adalah bagi orang-orang yang tenang yang ber’amal di dalam laut, maka aku hendak agar a’iiba (cacat) ia, dan adalah di raa-a (hadapan) mereka seorang raja yang mengambil tiap perahu ghashban (suatu rampasan)”
028,014 : wa la mmaa balagha asyudda hu wa stawaa –aatay naa hu hukmaa wa kadzaalika na jzii lmuhsiniin
Dan bagi apa sampai dahsyat ia (musa) dan mengarahkan, kami berikan ia kebijaksanaan dan pengetahuan, dan demikian kami jasa orang-orang yang bagus.
028,015 : Dan memasuki kota atas hiini (hina) ghaflati (lengah) dari penghuni nya maka mewujud di dalam nya dua lelaki berkelahi, ini dari syii’ah nya, dan ini dari musuh nya, maka staghaatsa hu yang dari syii’ah nya atas yang dari musuh nya, maka wakaza (memukul) nya musa, maka qadhaa (roboh) atas nya, berkata ini dari ‘amal syaythaan, sungguh ia musuh yang menyesatkan yang terbukti.
II. Hidzir membunuh Joshua Tirani kecil
018,074 : maka supaya berbolak-balik hingga bila menjumpai ghulaaman (seorang anak) maka (hidzir) membunuh nya, berkata (musa) : “mengapa kamu bunuh suatu nafs yang berkembang dengan selain bernafas, bagi benar-benar kamu mendatangkan sesuatu keingkaran”
Adam (kromosom Xy), Hawa (kromosom Xx), Huur (kromosom Yy). Ghilman (kromosom Xy) adalah seorang anak lelaki dari Adam dan Huur. Wildan (kromosom Yy) adalah seorang anak perempuan dari Adam dan Huur. Keluarga ‘imran adalah salah satu contoh keturunan Adam dan Huur.
Hidzir menutup nafas ghilman dengan tangannya. Hidzir membunuh ghilman, agar Musa terbebas dari dosa karena telah membunuh Joshua. Sebab akibat dapat berjalan mundur, masa depan dapat mengubah masa lalu, di dalam kisah Dzulqarnayn, ketika ia berjalan mundur dalam waktu, masa depan tetap disebut sebagai suatu sebab. Manusia dari masa depan, ketika ia pergi ke masa lalu dimana ia belum dilahirkan, manusia dari masa lalu tidak dapat membunuhnya, seperti antara manusia (massa positive) dan malaikat (massa negative) akan saling menembus jika bertabrakan. Dengan terbunuhnya Joshua kecil, tidak mengubah taqdir kematiannya, karena Joshua telah meninggal di tangan Musa di masa depan. Namun buronan dari masa depan, dapat mendorong seseorang untuk membunuh. Sekarang Hidzir yang berdosa. Yang terjadi adalah pengubahan situasi, seperti pemblokiran antara benteng dan raja dalam permainan catur.
018,080 : “dan ada pun ghulaamu (anak), maka adalah abawaa (aba-ibu) nya dua yang berpendirian, maka kami khawatir akan mendorong mereka suatu yang melewati batas dan suatu ketertutupan”









