Arch Carrying Angels

Ngobrol seputar science, quran dan hanification

Abu Shufyan dan Muhammad

Posted by qarrobin pada Juli 18, 2009

Terdapat tiga ayat tentang Abu Shufyan dalam Al Qur-an. Surah ‘Abasa (Mengerutkan dahi)

1. (Nabi) mengerutkan dahi dan berpaling, 2. Supaya mendatangi nya (Nabi) seorang buta (menyela). 3. Dan apa tahu engkau agar ia (al a’maa) mengembangkan diri? 4. Atau pengingatan, maka memberi manfaat (kepada) nya pengingatan? 5. Adapun orang yang akan mengkayakan. 6. Maka kamu bagi nya (Abu Shufyan) menghadap 7. Dan apa atas engkau kalau tidak berkembang. 8. Dan adapun orang yang mendatangi engkau (dengan) berpindah. 9. Dan dia yakhsyaa. 10. Maka kamu dari nya mengabaikan. 11. Jangan demikian! Sungguh ia (Al Dzikr) suatu yang mengingatkan. 12. Maka siapa menghendaki mengingat nya. 13. Di dalam shuhuf-shuhuf tersendiri. 14. Yang diangkat Yang dibersihkan. 15. Dengan tangan berjalan.

Abu Shufyan adalah pemimpin Mekkah. Pemimpin suku Quraish, orang terkaya di Hijaz. Lebih dari separuh dari Mekkah milik dia, 200 caravans milik dia. Bukankah tertulis jelas bahwa ia tidak dapat menggunakannya? Sekarang mari kita menuju ke ayat yang kedua.

Hujuraat-Bangunan Batu/14: Berkata orang-orang A’rab, ‘Kami berpendirian.’ Katakan, ‘belum kamu berpendirian’, tetapi katakanlah ‘Kami menyerah’, Dan bagi apa masuk pendirian di dalam pertukaran kamu. Dan jika kamu taati Allah dan Rasul-Nya, tidak dikurangi kamu dari kerja kamu sesuatu pun. Sungguh Allah Maha Pelindung Maha Teliti.

Tanpa pertumpahan darah Muhammad saw datang ke Mekkah dari Madinah. Pemimpin Mekkah, Abu Shufyan menyebabkan Muhammad saw berlindung ke dalam gua. (ingat jaring laba-laba dan sarang punai) Dia membuat sumpah untuk minum darah Muhammad. Jangan pernah berkata ‘radhyallahü ‘anha’, Allah tidak akan mengampuni kamu. Dia adalah musuh Muhammad, yang tak berperasaan, karena setengah dari Mekkah dan seluruh Hijaz milik dia, dengan kegelisahan dari properti, sebagai pemimpin Mekkah, dia menyerahkan kota tanpa pertumpahan darah. Dia sangat ketakutan. Dia mengangkat kedua tangannya. Wajahnya menguning. (Angkat tangan!) Ia mengatakan ‘Kami menyerah’ Maksudku, bahasa Arab nya ‘ASLAMNA’. Beberapa di antara Anda harus melihat kamus, mereka akan melihat ASLAMNA disana. Qalatül A’rabi = ‘Berkata orang-orang Arab’ Apakah Anda melihatnya? Aslamna berarti satu sisi dalam peperangan menyerah dan meminta ampunan. Maksudku, ketika Serbians menyerah, apakah mereka menjadi Muslim? Adalah jelas bahwa mereka tidak menjadi muslim: ‘belum kamu memiliki iman, dan belum masuk iman di dalam hati kamu’. Selain itu, dikatakan ‘Arab’, bukan bedouins. Orang Badui sudah termasuk orang Arab, dan jamaknya adalah Badiye. Allah tidak berkata ‘bedouins’, secara resmi Dia berkata ‘semua orang Arab’. Ada surah Ruwm, apakah Romawi dibagi menjadi townsmen dan nomads?

Jika Dia berkata Badui, Dia akan berkata ‘QalatuBadiye’. Tetapi Dia berkata “Qalati’l A’rabu.” Maksudku, Berkata orang-orang Arab, ‘Kami beriman.’ Katakan, ‘belum kamu memiliki iman’, tetapi katakanlah ‘Kami menyerah’, dengan ‘tangan ke atas’, Dan belum masuk iman di dalam hati kamu. Hal ini tertulis demikian dalam bahasa Arab. Abu Shufyan mematuhi nabi, sehingga perintah Allah ‘berikan properti mereka kembali, tidak dikurangi kamu dari kerja kamu sesuatu pun’. Tetapi iman tidak menetap ke hati mereka. Mereka adalah keluarga. Abu Shufyan, anaknya Muawiyah, cucunya Yazid .. Allah berkata ‘Qulubihim=ke hati mereka’. Apakah ini dimengerti? Itu tidak tunggal, sebagai seluruh keluarga mereka tidak beriman.

Tidakkah Muawiyah mengkonversikan republik menjadi kesultanan dengan membeli wasith? Tidakkah ia membeli Amr İbnül? era 4 presiden telah berakhir dan diganti dengan oligarki / absolutisme, maksudku, kesultanan yang berlalu dari ayah ke anak laki-laki. Apakah saya memfitnah? Dia menempatkan shuhuf Al Dzikr ke ujung tombak dengan merobek nya. Orang yang telah melakukan ini adalah ibu kita Aişah. Dia membuat Allah sibuk dengan beberapa ayat. Istri-istri nabi adalah ibu-ibu kita, tapi kalau ibu saya salah, saya mengkritiknya. Saya bahkan tidak dapat berkata ‘ufff’, tetapi jika ia salah, saya mencoba untuk mencegah tanpa berkata uff. Karena perempuan tidak dapat menjadi khalifah, ibu kita Aişah mamanggil Muawiyah. (Dia adalah gubernur Syria) Dia menganjurkan Muawiyah untuk menentang Ali. Dia memberinya Al Dzikr untuk merobek shuhuf nya dan menempatkannya pada ujung tombak. Dia memberi Amr Ibnül sebagai penyuapan seperti itu yang ia katakan ‘Ketika Muawiyah menjadi khalifah, Anda dapat menjadi gubernur Damaskus’.

Apa yang bisa saya lakukan, istri-istri nabi Allah adalah ibu-ibu kita. Saya tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Anda tidak dapat menunjukkan siapa saja yang memberitahu bahwa hal-hal yang dikatakan di sini adalah kabar angin. Hal ini dari SİYAR. Siyar adalah diary Muhammad saw, Sejarah Islam. Misalnya tidakkah Amr Ibnül sebagai wasith? Tidakkah dia memberikan cincin kekhalifahan ke Muawiyah yang membeli dirinya daripada orang ketiga. Apakah kabar angin? Aku akan memberitahu kamu suatu hal yang aneh yang bahkan itu bukan kabar angin. Di sejarah Islam Turki, wasith yang melakukan pengkhianatan disebut Ibnül Hakem. (Ibne = homo) Bahkan hari ini wasith yang menjual kecocokan diejek dengan ekspresi jelek ini. Hal ini bahkan bukan kabar angin. Tak seorangpun menamai anaknya Yazid atau Muawiyah. Saya heran mengapa?

Al Dzikr berada dalam lemari built-in di kamar tidur Aişah. Di era Utsmani, Ia diambil dari Aişah sebagai 4 salinan yang akan dikumpulkan dan ditulis di atas kertas. Lainnya yang mana telah ditulis di kulit, tulang dll dibakar. Satu salinan kembali disisakan ke ibu kita Aişah. Yang lain telah dikirim ke Damaskus misalnya. Salah satu yang telah robek dan diletakkan ke tombak adalah Al Dzikr Aişah. Dimana kabar angin disini? Dalam Siyar ada tertulis sebagai 4. Jika kita berkata 3 atau 15, kita harus menemukan Amerika lagi. Karena terdapat 3 provinsi dan satu pusat. Maksudku, alasan dari 4 Al Qur-an adalah ini. Mereka, semua ketiga generasi, berkata ‘mereka menyerah’. Abu Shufyan menyimpan kekayaan nya. Anaknya ketinggalan hari-hari agung ketika ayahnya adalah pemimpin dari Mekkah dan Hijaz. Aişah menggores urusan ini. Allah tidak mengatakan buku, tapi Dia berkata ‘kami telah menurunkan ‘Al Dzikr’ (015,009)’ Dia berkata ‘Kami akan melindunginya’. Salah satu yang dilindungi adalah bukan Al Qur-an.

Urutan turunnya Al Qur-an dan pengaturannya sekarang adalah sebuah tragedi. Apalagi surah-surah dan ayat-ayat dicampur. Anda mengambil tumpukan dari kartu permainan, ini diatur di pabrik dan tidak dibuka. Tetapi kemudian Anda mencampur kartu. Mereka 52 lagi, tetapi urutan mereka telah dicampur. Al Qur-an adalah begitu. Ia dicampur, tetapi 52 lagi. Untuk melindungi Al Dzikr adalah ini. 52 adalah 52, tidak ada lebih, tidak kurang. Mereka mempermainkan Al Qur-an dengan sangat. Apakah seseorang tahu? Yang mana surah terakhir? Nashr-Pertolongan. Yang mana ayat terakhir? Apakah ada orang yang tahu? Petikan di Maaidah-surah Hidangan ayat 3: ‘Hari disempurnakan bagi kamu peraturan kamu …. Dan diridhai bagi kamu Al Islam suatu peraturan.’ Mari kita tulis

Maaidah / 3: Terlarang atas kamu bangkai, dan darah, dan daging babi, dan apa yang disembelih bagi selain Allah dengannya, dan yang tercekik, dan yang dipukul, dan yang terjatuh, dan yang ditanduk, apa yang telah dimakan sebagian oleh binatang buas, kecuali apa yang sempat, dan apa yang disembelih atas leluhur, dan berdiri dengan panah ramalan. Itu bagi kamu kefasiqan. Hari buruk orang-orang yang tertutup dari peraturan kamu, maka jangan takut (terhadap) mereka, dan takutlah (kepada) ku, hari disempurnakan bagi kamu peraturan kamu dan ditammatkan atas kamu pemeliharaan ku dan diridhai bagi kamu peraturan al islam (kesejahteraan). Maka siapa yang terpaksa di dalam kelaparan selain yang disengaja bagi dosa, maka sungguh Allah Pengampun Penyayang. Sekarang mari kita menuju ke surah terakhir Nashr (Idzaa Jaa nashrullahi) Mari kita tulis ketiga ayat.

Nashr-Pertolongan/1-3: Bila datang pertolongan Allah dan pembukaan, Dan kamu lihat manusia masuk di dalam agama allah beramai-ramai, maka bertasbih dengan memuji Rabb engkau, dan mohon perlindungan-Nya. Sungguh Ia adalah Penerima tawbah.

Sekarang mari kita menambahkan yang ke-4 dan ayat terakhir pada ini. Hari buruk orang-orang yang tertutup dari peraturan kamu, maka jangan takut (terhadap) mereka, dan takutlah (kepada) ku, hari disempurnakan bagi kamu peraturan kamu dan ditammatkan atas kamu pemeliharaan ku dan diridhai bagi kamu peraturan al islam (kesejahteraan).

Ini adalah perlindungan bagi AL DZIKR. Mari kita bentuk ulang surah Maaidah.

Maaidah / 3: Terlarang atas kamu bangkai, dan darah, dan daging babi, dan apa yang disembelih bagi selain Allah dengannya, dan yang tercekik, dan yang dipukul, dan yang terjatuh, dan yang ditanduk, apa yang telah dimakan sebagian oleh binatang buas, kecuali apa yang sempat, dan apa yang disembelih atas leluhur, dan berdiri dengan panah ramalan. Itu bagi kamu kefasiqan.

Kami menghapus bagian ini: Hari buruk orang-orang yang tertutup dari peraturan kamu, maka jangan takut (terhadap) mereka, dan takutlah (kepada) ku, hari disempurnakan bagi kamu peraturan kamu dan ditammatkan atas kamu pemeliharaan ku dan diridhai bagi kamu peraturan al islam (kesejahteraan).

Dan kita lanjutkan:

Maka siapa yang terpaksa di dalam kelaparan selain yang disengaja bagi dosa, maka sungguh Allah Maha Pelindung Maha Teliti.

Lihatlah bagaimana daging babi dll terikat dengan sisa dari ayat. Apakah Anda memahami?

Ini merupakan perbedaan antara DZIKR dan BUKU. Orang Arab yang bodoh menyeret ayat-ayat dari sini ke sana. Aku berkata ‘bodoh’, karena Allah menghina mereka lebih. Mari kita tulis surah Tawbah-Repentance/97

Al A’raabü aşşaddu küfran wa nifaaqan …

Orang-orang Arab lebih dahsyat suatu kekafiran dan kemunafikan, dan pantas tidak mengetahui batas apa yang diturunkan allah atas rasul nya, dan allah mengetahui lagi bijaksana.

Ayat mengatakan Arab, bukan Badui.

EşŞedide=yang terdahsyat

Küfran=dalam kekafiran

Wa Nifaaqan=dalam kemunafiqan

Allah memberitahu hal ini, saya menyatakan bahwa mereka adalah bodoh, jangan iri pada saya. Apakah engkau tahu apa yang buruk? Ayat berikut ini:

Tawbah-The Repentance/98: Dan dari orang-orang Arab yang mengambil apa yang diinfaq sebagai kerugian, dan menantikan dengan kamu suatu bencana. Atas mereka bencana yang sama. Dan Allah mendengar lagi mengetahui.

Ayat mengatakan bahwa orang Arab mengetahui Al Qur-an sangat sedikit yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya. Ini berarti: Orang Arab tidak mengetahui bahasa Arab. Mereka mengetahuinya sangat kurang. Ini adalah Al Qur-an. Ia tidak membuat senda gurau. Dalam ayat Anda juga dapat membaca serangan WTC. ‘Mereka menantikan dengan kamu suatu bencana’. Tetapi ‘Atas mereka bencana yang sama’. Allah memperbincangkan semua orang Arab dalam bahasa kasar. Apakah Anda melihat itu? Dia mengatakan ‘mereka sangat dahsyat kekafirannya dan kemunafiqannya’. Dia mengatakan mereka tidak pantas memahami Al Qur-an. Dia menulis bahwa orang Arab tidak mengetahui bahasa Arab (misalnya I, a Dane, know it.) Anda menempatkan ayat terakhir dari surah terakhir ke surah Maaidah, maka anda adakan hadits bahwa ‘Gabriel datang dan mengatur Quran begitu’. Kemudian saya menduga dari Gabriel bahwa ia tidak boleh mengatur Al Qur-an. Jangan percaya pada hadits tersebut. Percaya pada metode Haniif yang saya tunjukkan padamu, Anda akan mendapat pahala. Orang Arab dalam sejarah dunia (bahkan setelah 300 tahun) bersatu dua kali dan mereka tidak akan pernah bersatu lagi.

1.Era Muhammad.

2.Era Usmani.

Mereka tidak akan pernah bersatu lagi. Allah membicarakan orang Arab dalam bahasa kasar, tetapi Dia mengirimkan Al Qur-an dalam bahasa mereka. Allah memuji orang-orang Yahudi sebagai ‘Kami jadikan orang-orang Yahudi unggul di dunyaa’, tetapi Dia mengutuk mereka. Seperti Dia mengutuk Iblis. Orang-orang Arab dikasari tanpa kutukan, orang-orang Yahudi dikutuk tetapi unggul dalam Al Qur-an.

Iklan

3 Tanggapan to “Abu Shufyan dan Muhammad”

  1. AFRIZAL said

    Jangan tanyakan mengapa seseorang membencimu sebelum kamu tanyakan dirimu sendiri mengapa kamu peduli akan hal itu.

  2. Kadang kamu harus buat keputusan tuk mengalah atau kamu akan kehilangan dia yang kamu cinta hanya karena kamu keras kepala

  3. Pencegahan sipilis dilakukan untuk menghindari tertularnya penyakit sipilis. Pencegahan sipilis sebagai penyakit menular seksual adalah dengan tidak melakukan hubungan seksual yang tidak aman. Karena hampir semua jenis penyakit menular seksual ditularkan melalui hubungan seksual yang tidak aman.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: