Arch Carrying Angels

Ngobrol seputar science, quran dan hanification

Archive for Juli 15th, 2010

Pseudonym of Carlos Miguel Allende

Posted by qarrobin pada Juli 15, 2010

Pseudonym of Carlos Miguel Allende

Thaariq .. Ialah sesuatu yang membentur keras dan yang memantul kembali dimana ia dibenturkan. Kejadiannya adalah bahwa: Kendati kakek nya Hans von Aiberg (yakni Axel Heiberg) di Bermuda Triangle bisa pergi ke masa depan. Anda menggapai pada gelombang di kelajuan cahaya dan memantulkan Anda 309 tahun seperti partikel, sebagaimana shahib al kahfi, dan ‘Isa. Tetapi untuk penjelajahan mundur, pertama-tama Anda akan pergi ke akhir waktu (di Superspace). Ketika Anda mencapai kelajuan cahaya, materi Anda akan dikonversi ke energi dan hal ini tidak dikehendaki. Akhir waktu adalah waaqi’ah (Big Crunch) tentu saja, namun karena Big Crunch tidak terjadi, Anda dipantulkan seperti bola snooker dari pita meja dengan sudut yang sama. Maksud ku, Anda membentur tembok seperti tombol dan Anda tercermin dalam cara yang sama. Pantulan terjadi dari pita ke belakang. Ada 4 cara untuk kembali dalam waktu. Anda menemukan sebuah lubang hitam yang berputar dan yang memiliki cincin singularity. Sementara Anda kembali di sepanjang cincin singularity, Anda berhadapan dengan anda sendiri yang mensetting off, sebagaimana para malaikat bershaf-shaf dengan kelipatan minus kuadrat. Maksud ku, Anda kembali ke masa lampau. Dzu al qarnayn (Axel Heiberg) yang pertama kali berhasil melakukan ini dalam sejarah.

“Carlos Miguel Allende” bukanlah a unique person, tetapi sebuah pseudonym dari beberapa orang, yang dimulai dari “Axel Heiberg”, an engineer (German, I think) bekerja di konstruksi jalur kereta api Baghdad pada paruh kedua abad sebelumnya dan disana bertemu dengan “Mavlana Khalid Baghdadi”, a Muslim shufi, menjadi Muslim dan memperoleh beberapa rahasia kosmik dari nya. Ketika dia jadi muallaf, the other Christian Arabs called him “Al-lain” (The cursed one), dan dia menggunakan kata ini sebagai a nickname dan menyadur nya sebagai “Allein”. Dia kemudian meneruskan rahasia-rahasia ini ke pengganti nya bersama dengan the pseudonym. The pseudonym disadur ke bahasa dari setiap pengganti, jadi ia adalah “Karl Michael Allen” ketika dia dari Germanic, “Carl Michael Allan” ketika dia dari English, dan “Carlos Miguel Allende” ketika dia dari Latin. “Allein” yang ke dua adalah “Jorge Luis Borges”, penulis cerita terkenal dari Argentina, dan karena itu “Carlos Miguel Allende”, orang yang sama yang menurut dugaan orang menulis famous “Allende Letters” to “Jessup” (Please have a look at the book, “The Aleph” of the writer under this light). The last “Allein” is, of course, “Hans von Aiberg”.

Hans membedakan dua tipe dari “back-time travel”: In the first one, penjelajah passes “the time sphere” with his UFO or whatever through a hole parellel to the diameter of the so-called “chronosphere” and travels as “he is”, sebagaimana Idris, Khidhir, Musa, dan Muhammad. In the other one, the traveller is sent back to the “past” throughsome “genetical technology”, but this way he cannot travel as “he is”, he must grow younger and forget his past, which is our future, sebagaimana Musa, Joshua, neutrino dan Iblis. There, too, is maximum number of generations he may go back in time (He calculates the number). Back in time, he is reborn by his own “genaological ancestor” through what is called “the external pregnancy”, then educated and given the secrets of the future science and technologies by “the first type” of the visiting travelers, sebagaimana Joshua terlahir dua kali. He himself claims to be of “the second kind” bersama dengan Einstein. His argues that there is no grave for a time traveller, as there is none for Einstein.

Posted in Science, Time Travelling | Dengan kaitkata: , | 4 Comments »