Arch Carrying Angels

Ngobrol seputar science, quran dan hanification

Archive for Agustus 27th, 2010

Red Shift and Blue Shift

Posted by qarrobin pada Agustus 27, 2010

Efek Doppler – Hubble <Bracket>

Pergeseran merah

Setelah kembar A menempuh perjalanan 1 tahun dengan kelajuan 0,8 c, kembar B usianya bertambah 1+2/3 tahun. Pada titik ini kembar A mengirimkan sinyal pertamanya. Kemudian kembar A melanjutkan perjalanannya. Sinyal pertama dari A tiba di B selama 1+1/3 tahun. B menerima sinyal pertama dari A ketika usianya bertambah 3 tahun = (1+2/3 tahun) + (1+1/3 tahun). Ketika B menerima sinyal pertama, usia A bertambah 1,8 tahun. Setelah usia A bertambah 2 tahun, usia B bertambah 3+1/3 tahun.

Kembar A menempuh perjalanan 1 tahun dengan kelajuan 240000 km/detik. Ketika A menempuh perjalanan 1 detik, usia B bertambah 1+2/3 detik. Jadi dengan kelajuan 0,8 c, dalam 1 detik, A dapat menempuh jarak 400000 km. Efek Relativistik pertambahan jarak yang ditempuh A identik dengan pengembangan ruang pada galaksi yang saling menjauhi, sehingga panjang gelombang pada cahaya melebar dan energinya berkurang sehingga B mendapatkan frekuensi cahaya bergeser ke arah warna merah.

Misal ketika A mengirimkan sinyal pertamanya ke arah B, pada saat yang sama A mengirimkan sinyal ke arah <Bra|. Karena sinyal ke arah B dipengaruhi oleh gerak A, maka sinyal yang dikirimkan ke arah <Bra| dibawa oleh Efek Hubble hingga tiba di |Ket>. Jika arah A kita balik menjadi mendekati B, maka B akan mendapatkan Efek Relativistik penyusutan ruang, sehingga panjang gelombang pada cahaya akan memendek identik dengan frekuensi cahaya yang dipengaruhi oleh timpaan gravitasi lubang hitam. Dalam 1+2/3 detik, B melihat cahaya menempuh jarak 100000 km dalam 1 detik. Dalam 1 detik, B melihat cahaya menempuh jarak 60000 km. Karena dalam kondisi B tidak terdapat penyusutan ruang, maka B mengalami peremajaan waktu, dan sinyal yang dikirimkan ke arah <Bra| akan tiba di <Bra|. Sesuai dengan penjelasan superposisi kuantum oleh Paul Adrien Maurice Dirac, maka foton berada di <Bra| sekaligus berada di |Ket> dan keduanya disebut <Bracket>.

Pergeseran biru

Ketika kembar A dalam perjalanan mendekati B, efek Relativistik penyusutan jarak pada sinyal yang dikirimkannya ke arah B membuat frekuensi cahaya bergeser ke arah warna biru. Efek penyusutan jarak membuat foton berada di <Bra| sekaligus berada di |Ket>.

Waktu tidak menjalar pada peristiwa semesta, karena persamaan dimensi Minkowsky bukan r^2 = x^2 + y^2 + z^2 + t^2.

Waktu menjalar pada kondisi semesta, karena persamaan Minkowsky 0 = x^2 + y^2 + z^2 – (tc)^2 merupakan persamaan dimensi. Jadi kelajuan cahaya adalah kelajuan waktu.

In Quran Ma’aarij (The Ways of Ascent):70-4: The angels and the Spirit ascend unto Him in a Day the measure whereof is (as) fifty thousand years.

r^2  = x^2 + y^2 + z^2 + (xi)^2

Kozyrev menemukan bahwa, semesta kita adalah semesta datar dengan lebar yi dan luas zi. 2 bidang imajiner ini adalah penjuru dari Superspace. Kemudian Aiberg Weisschild menemukan bahwa terdapat bidang ke-3 (the fourth dimension) yang menembus Superspace ke Hyperspace dengan 7 layer Zig-Zag.

Posted in Alam Amr, Science | 24 Comments »