Arch Carrying Angels

Ngobrol seputar science, quran dan hanification

Time is Ether

Posted by qarrobin pada Oktober 6, 2010

Waktu adalah Ether

Coba bayangkan gelombang di lautan, kecepatan gelombang yang tampak dari kapal tergantung pada apakah kapal bergerak searah atau berlawanan dengan gelombang itu. Ini adalah kecepatan gelombang yang berubah-ubah yang tampak dari kapal, sebenarnya kecepatan gelombang adalah tetap.

Kecepatan gelombang yang bergerak searah dengan kapal, akan tampak lebih lambat daripada kecepatan gelombang yang bergerak berlawanan dengan kapal. Dalam teori relativitas, dengan efek Doppler cahaya, factor yang berubah-ubah adalah waktu.

Jika gerak elektron searah dengan kelajuan foton, maka kita akan mendapatkan efek pergeseran biru. Dengan frekuensi yang sama, namun memiliki wave length yang lebih pendek, foton mengalami pemuaian waktu seperti berada pada kontraksi ruang dengan gravitasi yang kuat. Efek Hubble membuat foton berada pada kondisi melambatnya waktu efek Doppler.

Jika gerak elektron berlawanan arah dengan kelajuan foton, maka kita akan mendapatkan efek pergeseran merah. Dengan frekuensi yang sama, namun memiliki wave length yang lebih panjang, foton mengalami penyusutan waktu seperti inflasi ruang pada galaksi yang saling menjauhi. Efek Hubble membuat foton berada pada kondisi Efek Doppler dengan waktu yang lebih cepat.

Pada pergeseran biru, kontraksi ruang dikarenakan pemuaian waktu antara B yang melihat A seperti berada pada medan gravitasi. Pada pergeseran merah, inflasi ruang dikarenakan penyusutan waktu antara A yang melihat B seperti berada di luar event horizon.

Energi foton tidak mengalami perubahan, perbedaan semu itu karena perbedaan waktu. B dan A pada kondisi masing-masing, menurut kerangka acuan masing-masing tidak melihat adanya perubahan frekuensi foton.

Begitupun dengan massa elektron, tidak mengalami perubahan, factor Lorentz adalah untuk menghitung perbedaan waktu.

Ruang tiga dimensi r = √x^2 + y^2 + z^2,dibentuk oleh waktu dengan kelajuan cahaya.

Linear function r^2 = x^2 + y^2 + z^2 + (√-1)^2 (ct)^2

Jika kelajuan elektron sama dengan kelajuan cahaya, maka elektron akan menjadi foton.

0 = x^2 + y^2 + z^2 – (ct)^2

Pada dimensi foton, setiap foton adalah animasi dari foton yang lain, dimensi ini berbentuk hologram.

r = √(xi)^2, ini adalah dimensi titik dari foton.

Dimensi titik foton berada pada bidang Superspace yi,zi

r = √(yi)^2 + (zi)^2, bidang flat 2 dimensi ini disebut Area of Kozyrev.

Jika kita membuat garis lurus xi berupa 1 dimensi pada bidang Superspace, maka xi yang satu dimensi ini membentuk ruang 3 dimensi x,y,z

Semesta kita terpancar dari Superspace

Jika kita membuat bidang ke 3 dari Superspace, kita namai X, maka tiga bidang ini kita sebut Xronosfer atau Chronosfer. Ini adalah dimensi hyperspace.

Bidang flat Superspace kita adalah lapisan terendah dari 7 layer langit yang bisa kita gambar dengan matematika Cipher.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: