Arch Carrying Angels

Ngobrol seputar science, quran dan hanification

Archive for November 11th, 2010

Shalat as Haniif

Posted by qarrobin pada November 11, 2010

004,101 : wa idzaa dharabtum fiil ardhi fa laysa ‘alaykum junaahun antaqshuruu mina shshalaati in khiftum an yaftinakumu lladziina kafaruu inna lkaafiriina kaanuu lakum ‘aduwwan mmubiinan

dan bila tampil kalian di dalam bumi, maka tiada atas kamu pelanggaran supaya mempersingkat dari shalat, jika takut akan diserang kamu (oleh) orang-orang kafir, bahwa orang-orang kafir adalah bagi kamu musuh yang terbukti

004,102 : wa idzaa kunta fiihim fa aqamta lahumu shshalaata fa ltaqum thaa-ifatun minhum mma’aka wal ya-khudzuu aslihatahum fa idzaa sajaduu fal yakuunuu min waraa-ikum wa lta-ti thaa-ifatun ukhraa lam yushalluu fal yushalluu ma’aka wal ya-khudzuu hidzrahum wa aslihatahum wa dda lladziina kafaruu lau taghfuluuna ‘an aslihatikum wa amti’atikum fa yamiiluuna ‘alaykum mmaylatan waahidatan wa laa junaaha ‘alaykum in kaana bi kum adzan mmin mmatharin aw kuntum mardhaa antadha’uu aslihatakum wa khudzuu hidzrakum inna llaha a’adda li lkaafiriina ‘adzaaban mmuhiinan

dan bila adalah di dalam mereka, maka dirikan bagi mereka (untuk memimpin mereka dalam) shalat, maka bagi mendirikan (shalat) thaa-ifatun dari mereka beserta engkau, dan bagi diambil senjata mereka, maka bila sujud (1 raka’at), maka bagi adalah dari belakang kamu (membalikkan badan dan mengambil senjata), dan bagi memberikan thaa-ifatun akhir yang belum shalat, maka bagi shalat beserta engkau (1 raka’at), dan bagi diambil penjagaan mereka dan senjata mereka, suka orang-orang yang kafir sekiranya lengah dari senjata kamu dan perlengkapan kamu, maka diserbu atas kamu serbuan sekaligus, dan tiada pelanggaran atas kamu jika adalah dengan kamu adzan dari mathari atau adalah sakit supaya tadha’uu senjata kamu, dan ambil penjagaan kamu, bahwa allah membilang bagi orang-orang yang kafir suatu siksa suatu yang tertentu

004,103 : fa idzaa qadhaytumu shshalaata fa dzkuruu llaha qiyaaman wa qu’uudan wa ‘alaa junuubi kum fa idzaa thma-nantum fa aqiimu shshalaata inna shshalaata kaanat ‘alaa lmu-miniina kitaaban mmawquutan

maka bila selesai shalat, maka ingatlah allah (sambil) berdiri, dan duduk, dan atas sisi (punggung) kamu, maka bila athma-nantum, maka dirikan shalat (dalam cara yang benar 2 raka’at), bahwa shalat adalah atas orang-orang yang beriman suatu tulisan yang diwaqtukan

raka’at pertama :

1. qiyam yakni berdiri dengan kedua tangan di sisi

takbiratul ikram mengucap “ allahu akbar ” dengan mengangkat kedua tangan, kemudian kedua tangan kembali ke sisi

mengucap “ a’udzu billahi mina sysyaythaani rrajiim, bismillahi rrahmaani rrahiim ”

sebuah surah pendek dibaca misal fatiha

“ alhamdu lillahi rabbi l’aalamiin

arrahmaani rrahiim

maaliki yawmi ddiin

iyyaa ka na ‘budu wa iyya ka na sta’iin

ihdi naa shshiraatha lmustaqiim

shiraatha lladziina an’amta ‘alayhim ghayri lmaghdhuubi ‘alayhim wa laa dhdhaalliin ”

2. mengangkat kedua tangan kemudian ruku’ dengan membaca “ subhanallahh ”

3. qiyam dengan mengangkat kedua tangan kemudian sujud dengan membaca “ subhanallahh ”

raka’at kedua :

1. qiyam dengan mengangkat kedua tangan, kemudian kedua tangan kembali ke sisi

mengucap “a’udzu billahi mina sysyaythaani rrajiim, bismillahi rrahmaani rrahiim ”

membaca surah fatiha

2. mengangkat kedua tangan kemudian ruku’ dengan membaca “ subhanallahh ”

3. qiyam dengan mengangkat kedua tangan kemudian sujud dengan membaca “ subhanallahh ”

4. kemudian ku’uda dengan membaca surah pendek

salam ke kanan dan salam ke kiri

073,020 : maka bacalah apa yang memudahkan dari al quran

017,078 : dan quran fajar, bahwa quran fajar adalah yang disaksikan (para malaikat)

002,187 : hattaa yatabayyana la kumu lkhaythu l-abyadhu mina lkhaythi l-aswadi mina lfajri

hingga terbukti bagi kamu benang putih dari benang hitam dari fajar

untuk 3 waktu shalat lihat disini

https://qarrobin.wordpress.com/2009/12/24/ayat-shalat-di-dalam-quran/

002,135 : dan berkata (mereka) ‘menjadi yahudi atau nashrani (niscaya kamu) terbimbing’ katakan ‘bahkan ajaran ibrahim, haniif, dan apa adalah dari musyrikiin’

006,079 : ‘bahwa aku menghadapkan wajahku bagi yang menyusun langit-langit dan bumi, sebagai haniif dan apa aku dari musyrikiin’

010,105 : dan supaya dirikan wajah engkau bagi agama haniif, dan janganlah termasuk dari orang-orang musyrik’

022,031 : sebagai haniif bagi allah, selain orang-orang musyrik dengan nya, dan sesiapa disyarikatkan dengan allah, maka seakan ia jatuh dari langit maka menyambar nya burung, atau menerbangkan dengan nya angin di dalam tempat yang jauh

030,030 : maka dirikan wajah engkau bagi agama haniif, susunan allah, yang menyusun manusia atas nya, tidak ada peubahan bagi ciptaan allah, itu agama yang berdiri, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui

098,005 : dan apa perintah kecuali bagi di’abdi allah, orang-orang yang ikhlash bagi nya, agama haniif, dan didirikan shalat, dan diberikan zakat, dan itu agama yang berdiri.

sebelum nabi Muhammad saw, nabi Ibrahim telah diperintahkan shalat. bukankah sebelum mi’raj di tangga ya’qub, nabi Muhammad saw memimpin shalat beserta para nabi sebelumnya? Nabi Muhammad saw diperintahkan mengikuti shalat seperti leluhurnya Ibrahim. Nabi Muhammad saw mi’raj bukan untuk menerima perintah shalat, namun untuk memberikan perjanjian (miitsaaq) sebagaimana para nabi sebelumnya yang menerima kitab dan hikmah, mereka juga mi’raj untuk memberikan perjanjian.

003,081 : dan bila diambil allah perjanjian para nabi bagi apa diberikan kamu dari kitab dan hikmah kemudian didatangkan kamu seorang utusan (khidhir) yang mengoreksi bagi apa yang beserta kamu bagi beriman dengan nya dan bagi menolong nya, berkata (allah) apakah beriqrar kalian dan mengambil kalian atas yang demikian itu ishrii? berkata (mereka) beriqrar kami, berkata (allah) maka saksikanlah dan aku beserta kamu dari yang menyaksikan.

jika ada yang salah dari artikel ini, mohon jangan diikuti ok

qarrobin djuti.

Posted in al quran, haniif | 16 Comments »