Arch Carrying Angels

Ngobrol seputar science, quran dan hanification

Archive for Maret 24th, 2011

Teknologi pesawat 1N (Wanen)

Posted by qarrobin pada Maret 24, 2011

105,001 : -alam tara kayfa fa’ala rabbu ka bi –ashhaabi lfiyli

Belumkah melihat bagaimana berbuat rabb engkau dengan shahib fiyl

akhiran iyl menyandikan pengaturan seperti jabraa-iyl dan israafiyl. fiyl berarti di dalam pengaturan, seperti israafiyl yang meniup sangkakala, tiupan itu menghancurkan ‘alam seperti suara menghancurkan gelas atau derap langkah menghancurkan jembatan.

fiyl adalah perisai tebal yang melindungi gajah dan terdapat menara di atas gajah yang ditunggangi manusia. Belalai gajah menyandikan meriam, fiyl boleh jadi adalah penyandian untuk tank.

105,002 : -alam yaj’al kayda hhum fiy tadhliylin

belumkah dijadikan rencana mereka di dalam suatu yang menyesatkan

105,003 : wa –arsala ‘alay hhim thayran –abaabiyla

dan menurunkan atas mereka thayran –abaabiyla

thayran menyandikan aeroplane, –abaabiyla menyandikan pengaturan pintu (langit)

105,004 : tarmiy hhim bi hijaaratin mmin sijjiylin

menujukan mereka dengan batu dari serpihan

105,005 : fa ja’ala hhum ka ‘ashfin mma-kuwlin

maka menjadikan mereka seperti melaju hancur dimakan

038,036 : fa sakhkhar naa la hhu rriyha tajriy bi –amri hhi rukhaa-an haytsu –ashaaba

maka kami tundukkan bagi nya (pencaran) angin mengalir dengan perintah nya rukhaa-an haytsu –ashaaba

038,037 : wa sysyayaathiyna kulla banana-in wa ghawwaashin

dan setan-setan setiap ahli bangunan dan penyelam

038,038 : wa –aakhariyna muqarraniyna fiy l-ashfaadi

dan mereka yang akhir yang dirantai di dalam belenggu

034,010 : wa laqad –aatay naa daawuuda minnaa fadhlan yaa jibaalu –awwibiy ma’a hhu wa ththayra wa –alannaa la hhu lhadiyda

dan benar-benar kami berikan Daud dari kami suatu kelebihan, hai jibaal (besi) mengarah beserta nya, dan yang terbang (dari orbit nya), dan kami lunakkan bagi nya besi.

jibaalu –awwibiy merupakan elektron-elektron yang terangkat karena medan magnet dari tangan Dawud sehingga besi menjadi lunak

034,011 : -ani ‘mal saabighaatin wa qaddir fiy ssardi wa ‘maluw shaalihan inniy bi maa ta’maluwna bashiyrun

supaya bekerja saabighatin dan kuasakan di dalam anyaman dan kerjakan kebajikan, bahwa Aku dengan apa mengerjakan, yang memandang

034,012 : wa li sulaymaana rriyha ghuduwwu hha syahhrun wa rawaahu hha syahhrun wa –asal naa la hhu ‘ayna lqithri wa mina ljinni man ya’malu bayna yaday hhi bi –idzni rabbi hhi wa man yazigh min hhum ‘an –amri naa nu dziq hhu min ‘adzaabi ssa’iyri

dan bagi Sulaiman (pencaran) angin pagi nya sebulan dan sore nya sebulan dan kami asal bagi nya mata qitar dan dari jinn sesiapa yang dipekerjakan di antara tangan nya dengan idzin rabb nya dan sesiapa yazigh dari mereka dari perintah kami, kami dziq ia dari siksa sa’ir

034,013 : ya’maluwna la hhu maa yasyaa-u min mmahaariyba wa tamaatsiyla wa jifaanin ka ljawaabi wa quduwrin rraasiyaatin ‘maluw –aala daawuuda syukran wa qaliylun mmin ‘ibaadiya sysyakuwru

dan dipekerjakan bagi nya apa yang dikehendaki dari relung-relung dan yang memisalkan, dan kelopak-kelopak seperti jawaban dan periuk yang berlabuh di tungku, bekerja keluarga Daud suatu terima kasih, dan sedikit dari hamba-hamba Ku yang berterima kasih.

jifaanin ka ljawaabi sepertinya menyandikan cahaya yang kerlap-kerlip.

quduwrin rraasiyaatin mungkin sejenis pesawat yang turun secara vertikal

021,079 : fa fahhhham naa hhaa sulaymaana wa kullan –aatay naa hukman wa ‘ilman wa sakhkhar naa ma’a daawuuda ljibaala yusabbihna wa ththayra wa kunnaa faa’iliyna

maka kami memfahamkan nya Sulaiman, dan tiap-tiap kami berikan suatu hukum dan suatu pengetahuan, dan Kami tundukkan beserta Daud jibaal diberenangkan dan thayr. Dan adalah Kami yang melakukannya.

021,080 : wa ‘allam naa hhu shan’ata labuwsin lla kum li tuhshina kum mmin ba-si kum fa hhal –antum syaakiruwna

dan kami beritahu ia pembuatan labuwsin bagi kamu bagi membentengi kamu dari keburukan kamu maka hal kalian orang-orang yang berterimakasih

021,081 : wa li sulaymaana rriyha ‘aashifatan tajriy bi –amri hhii –ilaa l-ardhi llatiy baarak naa fiy hhaa wa kunnaa bi kulli syai-in ‘aalimiyna

dan bagi Sulaiman (pencaran) angin suatu kelajuan, yang mengalir dengan perintah nya kepada bumi yang kami landas di dalam nya, dan adalah kami dengan tiap sesuatu, yang mengetahui.

Industri qithr Sulaiman dalam ayat 034,012 menyatu dengan industri hadiyd Dawud. Teknologi ini sama dengan teknologi yang diberikan kepada Dzulqarnayn 018,096 dengan pesawat 1N milik nya. Seni baju besi memberikan sepotong berita tentang teknologi kendaraan lapis baja. Dengan demikian, ada informasi yang jelas tentang kendaraan logam. Selain itu kendaraan ini berada di bawah kendali kepilotan nabi sebagai driver. Baraak dengan jelas menunjukkan bandara di mana kendaraan mendarat dan lepas landas yang merupakan perawatan-perbaikan-bahan bakar, persediaan dan hangar. Sama seperti buyuwtin (hangar) dari rahasia ayat 024,036.

Ada kemungkinan Sulaiman lah yang membuka pintu ya-juwj wa ma-juwj, mereka mungkin adalah jinn dan setan yang akhirnya dipekerjakan oleh Sulaiman, pintu itu membuat dua dunia yang berbeda bersatu

034.012 :dan kami asal bagi nya mata qitar dan dari jinn sesiapa yang dipekerjakan di antara tangan nya dengan idzin rabb nya …

018,099 : dan kami biarkan sebagian mereka di hari itu berinterferensi di dalam sebagian (yang lain) …

hal ini perlu penelitian lebih lanjut

021,082 : wa mina sysyayaathiyni man yaghuwshuwna la hhu wa ya’maluwna ‘amalan duwna dzaalika wa kunnaa la hhum haafizhiyna

dan dari setan sesiapa yang diselamkan bagi nya dan mengerjakan suatu pekerjaan selain itu, dan adalah kami bagi mereka yang menjaga.

Sulaiman diberikan kepada perintahnya, tiga jenis berbeda dari teknologi kendaraan terbang dengan bantuan udara. Seperti malaikat Jibril membawa teknik rekayasa kapal dan perhitungan kepada Nuh, teknologi yang sama mungkin telah dibawa ke Sulaiman. Perjanjian Lama secara langsung mencocokkan ini dan mengatakan bahwa sebuah kendaraan dari malaikat yang disebut Kerrubi turun ke nabi Hezekiel. Angin diartikan sebagai lapisan bawah, tidak tepat bagi kita untuk berpikir sesederhana itu sebagai doa terbang karpet, seperti karpet terbang yang merupakan topik dari karikatur yang mendramatisir klasik timur. Di era kita, kita mencapai 3.000 km, jarak yang kita tempuh dengan pesawat dalam 2 jam, dalam 3 hari dengan mobil.

Dalam era sebelumnya ini dilakukan dengan binatang tunggangan. Setengah hari perjalanan dan setengah hari istirahat. Orang-orang pada berjalan kaki mencapai 5 km per jam, orang-orang di kuda mengambil empat kali penggandaan dari itu dengan berderap yakni 20 km per jam. Kuda yang berlari pada era itu sama dengan kecepatan dari sepeda atau kendaraan laut saat ini. Motor laut yang normal menempuh 20-25 km per jam. Mari kita anggap bahwa siang hari tidak dipersingkat, dan malam dan siang adalah sama seperti periode 21 Maret dan 23 September. Dalam 12 jam, misalnya dengan sepeda, kita menempuh 20 km/jam * 12 jam = 240 km dengan tidak berhenti, kemudian 12 jam malam kita beristirahat. Ini adalah 240 km * 30 hari = 7.200 km per bulan. Dalam dua bulan itu adalah 14.400 km.

Kendaraan yang sesuai dengan dinamika angin mengambil 14.400 km ini dalam setengah hari kerja (4-6 jam). Dengan perhitungan yang sangat sederhana, kendaraan ini menempuh 2.400-3.600 km per jam. Ini adalah indikator batas kecepatan pesawat supersonik dan roket. Sekarang mari kita memikirkan pendekatan lain: Rahasia yang diinformasikan sebagai jarak dari satu bulan, adalah jarak bulan kepada kita sebagai arti kedua dan itu adalah 28-hari-periode ketika bulan berputar mengelilingi bumi (waktu yang kita sebut sebulan) sebagai makna ketiga dan adalah jarak bahwa bumi yang tergantung pada bulan, mengambil pada periode ini.

Rata – rata, kecepatan penerbangan burung, kuda yang berlari, atau sepeda Rally atau kendaraan laut adalah sama dan ini 28 km per jam. Kendaraan – kendaraan ini menempuh rata – rata 666 km per hari dan rata – rata 20.000 km per bulan dan ini adalah persis setengah dari perimeter khatulistiwa. Dalam waktu singkat di pagi hari kendaraan Sulaiman menempuh setengah dari keliling khatulistiwa, dan pagi hari berubah menjadi sore hari. Karena setengah dari keliling khatulistiwa tetap dalam kegelapan, di ayat 034,012 hal itu diberikan sebagai ‘berbalik kembali di sore hari.’ Berbalik kembali dengan selalu berputar (untuk datang ke titik yang sama) menginformasikan tentang bulatan bumi. Keliling terbesar dari bulatan ini, lagi secara tidak langsung diinformasikan dalam ayat itu sebagai 40.000 km.

Posted in al quran, haniif, Science, Sejarah Islam | 27 Comments »