Arch Carrying Angels

Ngobrol seputar science, quran dan hanification

Bermuka masam

Posted by qarrobin pada September 24, 2011

Chat 27, 30 November 2001

Asa : Pak, maka Muhammad adalah haniif.

017,079 : wa mina llayli fa tahhajjad bi hhi naafilatan lla ka ‘asaa –an yab’atsa ka rabbu ka maqaaman mmahmuwdan

dan dari malam maka menginginlah dengan nya suatu keperluan bagi engkau (Muhammad) berharap supaya nanti dibangkitkan engkau (oleh) rabb engkau, suatu maqam yang terpuji

Kalian lihat dikatakan disana : ‘asaa –an. Tapi Allahh tidak berjanji. Lagipula, Maqam Mahmuda bukanlah Sabiqun (utama). Mahmuda berada di –Adn. (Eden, Athena artinya rendah, letaknya dibawah Sabiqun)

Aiberg : Berdasarkan ayat, terdapat ungkapan ‘berharap supaya’. Tentu saja Allahh adalah teman bagi mu-miniyn. Tapi dikarenakan ayat 004,136 ‘wahai yang mana ia orang – orang yang beriman, berimanlah (sekali lagi) dengan Allahh’, Allahh menginginkan double faith. Itulah kenapa, bagi single faith ungkapan ‘berharap supaya’ ditempelkan. (aku harap ia disulam daripada ditempel.) Bagi mereka yang beriman dua kali, janji Allahh datang, bukannya ungkapan ‘berharap supaya’.

Mari kita menuju ke ‘berharap supaya’ dan jika Muhammad adalah haniif atau tidak. Muhammad membawa tidak ada yang baru kepada kita. Apapun yang dia bawa berasal dari the old religion. Seseorang yang membangun Ka’bah, yang memilih puasa dan shalat dan yang membuat ini sebagai wajib bagi kita, yang menerapkan pemberian zakat pertama kali di dalam sejarah dan yang pertama kali memikirkan La ilahha illa llahh dari agama monotheist adalah Ibrahhim. Basmalahh pertama kali diturunkan kepada nya. Kemudian ia ditempatkan di Perjanjian Lama. ‘-inna hhu min sulaymaana wa –inna hhu bismillahhirrahmaanirrahiymi 027,030’. Kita tahu bahwa ayat basmalahh ini ditransfer dari Ibrahhim ke Sulayman. Maksud ku Muhammad membawa tidak ada selain dari agama haniif (098,005; 030,030; 010,105). Tapi pertanyaannya adalah ini : aku mencari jika dia adalah haniif dalam penerapan. Berdasarkan surah ‘Abasa, No. Di dalam ayat ‘berharap supaya’, ia adalah Yes.

‘berharap supaya’ Misalnya untuk Maqam Mahmuda, ungkapan ini digunakan.

Ungkapan yang sama adalah valid untuk haniifikasi Muhammad. Ungkapan ini adalah benar-benar sangat penting. Terdapat dua 50%. Satu adalah A, yang lain adalah B. Jika terdapat kejadian A di semesta ini, di semesta yang lain tentunya B muncul. Karena keduanya sebanding. 2*50% maksudku. Materi dan antimateri dibentuk demikian. Terdapat hidden variable dari masing-masing. Kejadian dari ‘berharap supaya’ mulai dari sini. Anak yang baik dan anak yang jahat, keduanya 50%, tapi Allahh meruntuhkan yang jahat dan sebaliknya mendatangkan yang baik. Bayi yang dibunuh Hidzir dan/atau lelaki remaja yang dibunuh Musa. Di antara kedua ini terdapat hidden variable = Lembar Terpelihara menghargai hak-hak yang mana adalah 50%.

Muhammad dimarahi tiga kali. Kini haruskah kita memasuki hidden variable ini? Hanya agar rahasia dari ‘berharap supaya’ akan menjadi jelas. (Dua 50%) Selain dari dua probabilitas ini, yang lain memasuki probability dan prinsip ketidakpastian, maksudku mereka adalah indeterminist (ketidaktentuan). Tapi 4 bilangan tidak memasuki prinsip ini.

1.Zero probability.

2.%100 probability.

3.A pair of %50 probabilities yang saling mengatasi.

4.The negative probability. This is : A probability is smaller than zero, for example %-41.

Ini merupakan bilangan paranormal dan anomali. Sebagaimana kalian lihat, semesta yang lain memiliki suatu %-50 seperti itu. Terdapat juga suatu pasangan dari probabilitas disana. Mereka adalah sebanding. Satu dari mereka menjadi real disana, yang akhir menjadi real disini. Atau %50 disini dan %-50 disana saling mengimbangi. Kemudian prinsip indeterminisme menghilang dan determinisme dijalani. Jika Hidzir tidak membunuh sang bayi, si bayi tumbuh berkembang dan ia menjadi seorang raja (Joshua) yang kejam dan Musa membunuh nya. Ini tertulis demikian dan terjadi. Mari kita memainkan mundur film (seperti di neraka setelah tangan kita dipotong, waktu berjalan mundur dan tangan kita kembali seperti semula). Ketika ibu dan ayah (-abawaa 018,080) dari Joshua (yang kejam) menginginkan seorang anak yang lebih baik (018,081) dari perkembangan nya, Hidzir datang (bersama Musa dan Joshua yang baik mundur di dalam waktu) dan Hidzir membunuh bayi (Joshua yang kejam). Sang bayi (yang %50) tidak tumbuh berkembang. Si bayi yang %-50, bayi (Joshua) yang baik dilahirkan (tentang mekanisme perhitungan mundur dalam usia –in syaa-a llahh akan dijelaskan pada artikel The Depth of The Earth). Ia tumbuh berkembang, karena ini adalah hal yang baik bahwa Musa tidak membunuh nya (Joshua). Musa tidak menjadi seorang pembunuh. Tapi jika Hidzir membunuh, ‘berharap supaya’ merupakan suatu awal bagi hal ini (kucing Schrodinger). The ‘Hidden Variables’ di dalam buku-buku saya (Hans) semuanya adalah tentang kedua ‘berharap supaya’ ini. Setiap penjelajah-waktu dan bahkan Einstein mengusung hal ini. Tapi situasi ini hanya muncul ketika dua probabilitas tidak dapat saling menanggulangi.

4 tiang (+1, -1, +i1, -i1) dari Arch (‘Arsy). Di bawah Arch, terdapat Lembar Terpelihara. Arch memiliki 7 layer dan dengan keadaan ini ia yakni seperti sebuah DVD, layer over layer, ia adalah sistem perekaman multi-layer.

Lembar Terpelihara ialah dua dimensi. Seperti suatu permukaan disc. The Quercy (Kursiy 002,255) merupakan the Stereo atau the Holographic 3 dimensional state dari permukaan Raqiym ini.

017,079 : wa mina llayli fa tahhajjad bi hhi naafilatan lla ka ‘asaa –an yab’atsa ka rabbu ka maqaaman mmahmuwdan

dan dari malam maka menginginlah dengan nya suatu keperluan bagi engkau (Muhammad) berharap supaya nanti dibangkitkan engkau (oleh) rabb engkau, suatu maqam yang terpuji

017,080 : wa qul rrabbi –adkhil niy mudkhala shidqin wa –akhrij niy mukhraja shidqin wa j’al lliy min lladun ka sulthaanan nnashiyran

Dan katakanlah (Muhammad) : Rabb masukkanlah aku secara masuk yang benar dan keluarkanlah (pula) aku secara keluar yang benar dan jadikan bagi ku dari kerah Engkau suatu otoritas yang menolong

Mari kita padukan ayat di atas dengan hal yang aku katakan. Muhammad mencari suatu pertolongan. Muhammad menginginkan Maqam Mahmuda. Maksudku ia menginginkan surga seperti Firdaus dan Aden. Ia berkelakuan seakan ia tidak menyadari tentang Sabiqun. Tapi Allahh memperingatkan nya untuk mengikuti agama leluhur nya Ibrahhim. Allahh menawarkan Maqam Mahmuda ke Muhammad. Tapi Muhammad seakan tidak menyadari tentang hal ini. Ia menginginkan tingkat tertinggi dari surga yang lebih rendah. Hidzir menyelamatkan Musa dari menjadi seorang pembunuh. Ia menjadi seorang nabi yang tidak berdosa.

Hal yang menghalangi Muhammad dari tempat utama adalah surah ‘Abasa. Muhammad (biarkan aku berkorban untuk nya) seakan menjadi seorang tamu di dalam rumah nya sendiri, memberikan tempat duduk nya kepada kepala Mekkah tersebut. Tamu nya yakni Abu Shufyan memanjangkan kaki nya dan menyentuh Muhammad dengan ujung jari nya. ‘Ya Muhammad’ kata nya. Dia bertanya ‘Apakah nama dari berhala mu? Allahh? Jika aku menjadi muslim, apa yang akan berhala tersebut berikan kepada ku?’ Muhammad lupa akan dirinya. Dia memberi nya harta benda yang berharga, surga dunia, caravan unta sebagai hadyah. Ia berpikir bahwa jika ia membujuk kepala Mekkah ini yang sangat kaya, yang mempekerjakan ribuan pekerja, yang adalah pemilik dari Negara Asir dan Hijaz dengan memberikan kelonggaran untuk menjadi muslim, massa dari orang-orang akan datang kepada Islam.

Abu Shufyan menemukan surga idaman. Dia menginginkan nya sekarang juga di dunyaa ini. Di dalam satu jam. Jika berhala baru ini yang namanya dia lupa (Allah melarang!) sekarang segera menurunkan keajaiban dia akan percaya dengan berhala itu. Pemimpin Quraysy yang hebat, raja dari Hijaz. Separuh dari Mekkah adalah milik nya. Separuh yang lain milik Quraysy yang lain. Madinah adalah milik suku Qurayza yang merupakan suku dari sebelah ibu nya. Muhammad mengundang dia ke rumah nya. Dia pergi kesana dengan orang-orang nya. Kemudian dibalik pintu tertutup dia mengeluarkan orang-orang nya, mereka berbincang satu terhadap yang lain saling berhadapan. Tapi pembicaraan apa! Muhammad memberikan kelonggaran seakan mereka adalah harta benda nya yang berharga, bahkan ia mengharapkan suatu keajaiban dari Allahh pada saat itu, biarkan sesuatu terjadi dan biarkan Abu Shufyan menjadi muslim. Misalnya biarkan Allahh memberikan 100 truck team lagi. (Ia berpikir bahwa seakan mereka akan diturunkan seperti manna dari langit.) Muhammad selalu memberi, ia menjadi lebih kecil pada kursi nya, yang lain menjadi lebih hebat, dia mengunjurkan, dia mengunjurkan, dia berbaring, dia menggaruk kanan dan kiri nya seperti APO.

Sementara itu ada orang buta yang dipanggil dengan Maktum. Di tangan nya ada tongkat. Dia memeriksa pintu-pintu, dia mencoba untuk belajar science dari Muhammad. Tapi ada pertemuan di dalam, dia tidak diperbolehkan. Dia heran pada jalan nya dan dia memasuki harem nya wanita. Ketika dikatakan harem, ini bukanlah harem Ottoman atau Sheikh, namun kamar wanita. ‘Muhammad apakah engkau disini?’ wanita tersebut menolong nya dan melalui pintu dari ruang pertemuan yang terhubung ke kamar wanita, mereka membantu Maktum untuk masuk. Maktum masuk dari pintu yang berlawanan ke ruang tamu yang dilarang dan dimana orang-orang berbicara berhadapan dan dia memukulkan tongkat nya ke batu-batu yang terletak di lantai. Muhammad menjadi sangat marah. Siapa yang mengajak orang buta ini ke dalam? Maktum dengan bahagia berkata ‘Ya Muhammad aku datang untuk menimba science (-ilmu) dari mu’ Muhammad membuat gerak-isyarat yang buruk dengan muka masam, tapi dia lupa sesuatu. Meskipun ia tahu bahwa orang ini buta, meskipun ia tahu bahwa orang buta ini tidak melihat wajah masam dan raut buruk nya, ia melakukan semua ini dengan tersembunyi. Dan keadilan menjadi tumbang. Orang itu tidak melihat. Ia menghina nya dengan gerak-isyarat yang hening. Sulayman melupakan Allahh karena kuda – kuda nya. Ayah nya Dawud jatuh cinta dengan istri dari panglima nya. Ini adalah kejanggalan – kejanggalan. Muhammad melakukan ini. Hal ini memiliki hasil yang lain. Ada seseorang disana. Jika kalian menulis dan membaca Al Qur-an dari atas ke bawah, kalian juga ada disana.

Surah ‘Abasa

1. ‘abasa wa tawallaa 2. –an jaa-a hhu l-a’maa 3. wa maa yudriy ka la’alla hhu yazzakkaa 4. –aw yadzdzakkaru fa tanfa’a hhu dzdzikraa 5. –ammaa mani staghnaa 6. fa –anta la hhu tashaddaa 7. wa maa ‘alay ka –allaa yazzakkaa 8. wa –ammaa man jaa-a ka yas’aa 9. wa hhuwa yakhsyaa 10. fa –anta ‘an hhu talahhhhaa 11. kallaa –inna hhaa tadzkiratun 12. fa man syaa-a dzakara hhu 13. fiy shuhufin mmukarramatin 14. mmarfuw’atin mmuthahhhharatin 15. bi –aydiy safaratin 16. kiraamin bararatin

1. (Muhammad) mengerutkan (wajah) dan berpaling, 2. supaya mendatangi nya, seorang buta, 3. dan apa nanti diketahui (oleh) engkau agar ia nanti dikembangkan? 4. atau nanti diingatkan? maka memberi manfaat ia, al dzikra, 5. adapun sesiapa yang akan membergunakan, 6. maka anda bagi ia (Abu Shufyan), bersedia, 7. dan apa atas engkau (kalau) tidak akan berkembang? 8. dan adapun sesiapa datang (pada) engkau yang nanti diusahakan, 9. dan dia nanti dikhusyu-kan, 10. maka anda dari nya mengabaikan, 11. jangan demikian! bahwa ia (Al Dzikr) suatu yang mengingatkan, 12. maka sesiapa menghendaki, mengingat ia, 13. di dalam shuhuf – shuhuf yang tersendiri, 14. yang diangkat, yang dibersihkan, 15. dengan tangan para penulis, 16. yang unik, yang cantik

Atau jika kalian melihat nya melampaui 1400 tahun cahaya, kalian akan memfilmkan bukan dunyaa seperti adanya, tapi hal yang aku ceritakan. Adegan matahari tiba ke bumi setelah 8 menit. Jika kalian menemukan sebuah blackhole, ini dimungkinkan, dalam sebentar dari sebuah rumah pengamatan kalian dapat memfilmkan adegan ini yang aku ceritakan. Atau apakah Hidzir yang hidup di semua zaman dan yang menyaksikan semua kitab, berada disana? Bukankah Hidzir membaca yang aslinya dari Perjanjian Baru dan Perjanjian Lama di dalam Lembar Terpelihara? Ketika semua ketiganya dikumpulkan bersama bukankah makhluk manusia bertempat disana?

086,004 : bahwa tiap suatu nafs bagi apa atas nya penjaga (Hidzir)

Ketika semua ini dikumpulkan bersama, lihatlah pada siapa yang membuat Hans berbicara. Jawaban dari pertanyaannya adalah HA-VET (NO-YES). Aku ingin mengatakan bahwa aku seakan berada disana. 14 abad yang lalu atau Hidzir mengatakan bahwa… aku ingin mengatakan ini. Atau ketika aku membaca ‘Abasa wa Tawallaa dalam bentuk yang berbeda. Or al lor Ha-vet. Sementara itu aku mengatakan bahwa ada satu lagi hasil yang penting.

Surah Hhumaza

1. waylun lli kulli hhumazatin llumazatin 2. lladziy jama’a maalan wa ‘addada hhu 3. yahsabu –anna maala hhu –akhlada hhu 4. ka llaa la yunbadzanna fiy lhuthamati 5. wa maa –adraa ka maa lhuthamatu 6. naaru llahhi lmuwqadatu 7. llatiy taththali’u ‘alaa l-af-idati 8. –inna hhaa ‘alay hhim mmu-shadatun 9. fiy ‘amadin mmumaddadatin

1. wayl bagi setiap pengumpat pencela 2. yang mengumpulkan harta dan membilang nya 3. menghitung bahwa harta nya mengekalkan nya 4. demikian tidak! bagi akan dilemparkan di dalam pengurai 5. dan apa tahu engkau apa pengurai 6. api Allahh yang dinyalakan 7. yang muncul atas hati 8. bahwa ia atas mereka ditutup rapat 9. di dalam tiang yang panjang

‘Abasa, Hhumaza and Lumaza menurunkan kualtas Muhammad dari 10 ke 7. Misalnya kualitas ku bisa jadi 1/10.000 di dalam 10. Itulah kenapa, aku berkata biarkan aku menjadi suatu pengorbanan untuk Muhammad. Ia adalah nabi ku, ia lah orang yang membawa kitab ku untuk ku, Ia adalah Muhammad al Amin dan ia memiliki adab yang bagus, ia adalah suatu contoh bagi ku. Sekali ia memasuki mimpi ku. Ia adalah ra-uwfun rrahiymun (009,128) dari semesta. Aku secara tulus berkorban bagi nya. Tapi aku tahu bahwa ia juga seorang manusia. Ia dapat melakukan kesalahan. Aku bersalah 10.000 kali sehari, siapalah diriku dibanding Muhammad yang membuat tiga kesalahan sepanjang hidup nya? Aku berkorban untuk Muhammad tapi aku tidak menyembah nya. Amawiyya di tangan yang lain menyembah nya. Bukannya menyembah nya aku mati di jalan nya. Lagi aku menangis.

Aku berbalik kembali ke topik : wahyu. Aku ingin membahas wahyu. Wahyu dari Allahh ke Lembar Terpelihara, dari sana ke Sidratul Muntaha (Jibra-iyl) dan dari sana ke langit dunyaa (tempat yang diturunkan pada malam qadr, malaikat manajer disini adalah Mika-iyl.) Dari sana ia turun ke nabi – nabi. Karena tempat Hidzir adalah Lembar Terpelihara, dia tahu yang aslinya dari semua kitab sebagai saksi. Jibra-iyl tidak dapat pergi naik kesana. Hidzir membawa nya ke Sidra, Jibra-iyl dari Sidra membawa nya ke Muhammad. Mika-iyl juga membawa wahyu dua kali. Karena ia adalah malaikat dari the Power space, ia bertanggungjawab dari langit dunyaa. Wahyu datang dari suatu jalur (wormhole) yang mana 1 hari adalah 50.000 tahun panjangnya. Ini adalah tiang dari mi’raj. Ini adalah jarak dari Al Qur-an. Pusaran nya berada dibawah Arch, tumit nya pada gua di gunung Hira. Ini adalah amplitude (lebar ayunan) dari ruwh yang disebut Al Qur-an. Kita dapat menyebut nya suatu gelombang yang panjangnya begitu tegak lurus. Jibra-iyl membawa wahyu. Kita dapat mendiskusikan metode nya nanti, kalian ingat surah Najm, jarak dari ujung dua busur (qaaba qawsayni 053,009) dan ia menyelimuti seluruh horizon (-ufuq 053,007).

Aku akan melakukan chat selama dua hari bagi malam qadr. İnşaallah. Aku akan menceritakan hal-hal yang sangat penting. wahyu datang tentu saja dengan suatu sarana. Ketika ia datang, ia membuat dirinya nyata jauh sebelumnya seperti sakit migraine. Misalnya Muhammad merasa dirinya aneh 4 jam sebelumnya. Satu hari ia berangkat, setelah 4 jam wahyu datang diatas unta. Unta membenam ke dalam pasir hingga tempurung lutut nya. Di lain waktu, unta runtuh seperti sangat kelelahan. Wahyu membuat dirinya nyata 4 jam sebelumnya. Ia meningkatkan intensitas nya. Akhirnya Muhammad memasuki efek dari wahyu. Maksud ku mereka yang tahu tentang nya menyadari nya 4 jam sebelumnya.

Tapi hari itu sesuatu yang asing terjadi. Terlebih lagi 3 hal. Pertama adalah bahwa wahyu tiba-tiba datang tanpa membuat dirinya nyata. Ke-dua adalah bahwa Allahh kita secara langsung membawa wahyu Nya Sendiri bukannya seorang malaikat (Jibra-iyl, Mika-iyl). Maksudku Dia menjadi microphone, Muhammad menjadi loudspeaker. Tentunya Allahh tidak memiliki suatu sarana, seorang malaikat. Allahh Sendiri dan tiba-tiba menurunkan wahyu. Kepala Muhammad jatuh di depan nya tanpa menunggu selama 4 detik seperti sebuah robot yang listriknya dimatikan. Dan ia mulai bicara ‘Abasa wa tawallaa. Translasi dari ini : Secara literal ia membuat wajah nya masam dan and ia memutar punggung nya. Tapi dalam makna perumpamaan ini sangat buruk. Jika kalian ingat bahwa untuk contoh ruwh dari perintah rabb ku, ini adalah sebuah ayat (017,085). Ruwh = Pergi yakni bentuk-perintah. ‘Abasa = Mengabaikan yakni orang yang berurusan dengan yang tak berguna. Tawallaa = Pergi keluar. Ia juga berhubungan dengan kata ‘ta-wiyl’ yang berarti interpretasi. Misalnya AlHam/Dulilla/.. Aku menulis bahwa Ha>>HamD, H is the beautiful Ha, huruf ha yang menikung. Dalam diskusi dari bagaimana jinn memahami fatiha. Ta dari ta-wiyl (bagi jinn) dan Ti dari yang lain (fatiha bagi manusia) yakni sama pentingnya. Bagi jinn hanya ada satu suara atau huruf. Maksudku aku menggunakan metode itu. Lisping s di dalam surah ‘Abasa menjadi Sin disini sejak saat itu. Aku akan membahas tentang jinn nanti, tidak untuk membagi topik, biarkan aku berbalik kembal ke surah ‘Abasa. ‘AbaSa dan Tawalla = Engkau keluar, untuk mengunjungi (to hound) seseorang. Atau engkau datang kesini. Rabb kita meminta dengan sopan untuk tidak menggunakan minuman beralkohol, kali ini kita melihat bahwa Dia menjadi marah. Tiba-tiba Dia datang Sendiri dan mengunjungi (hounded) Muhammad dan menghina nya.

Surah ‘Abasa

1. ‘abasa wa tawallaa 2. –an jaa-a hhu l-a’maa 3. wa maa yudriy ka la’alla hhu yazzakkaa 4. –aw yadzdzakkaru fa tanfa’a hhu dzdzikraa 5. –ammaa mani staghnaa 6. fa –anta la hhu tashaddaa 7. wa maa ‘alay ka –allaa yazzakkaa 8. wa –ammaa man jaa-a ka yas’aa 9. wa hhuwa yakhsyaa 10. fa –anta ‘an hhu talahhhhaa

1. (Muhammad) mengerutkan (wajah) dan berpaling, 2. supaya mendatangi nya, seorang buta, 3. dan apa nanti diketahui (oleh) engkau agar ia nanti dikembangkan? 4. atau nanti diingatkan? maka memberi manfaat ia, al dzikra, 5. adapun sesiapa yang akan membergunakan, 6. maka anda bagi ia (Abu Shufyan), bersedia, 7. dan apa atas engkau (kalau) tidak akan berkembang? 8. dan adapun sesiapa datang (pada) engkau yang nanti diusahakan, 9. dan dia nanti dikhusyu-kan, 10. maka anda dari nya mengabaikan

Mari kita interpretasi (ta-wiyl) ayat – ayat di atas :

1.Orang yang mengabaikan, datang kesini, Aku mengunjungi mu.

2.Karena ketidakadilan yang engkau lakukan kepada orang buta

3.Ia berharap supaya ia akan menjadi bersih dan engkau menjadi kotor.

4.Ia akan mendapatkan pengajaran, nasehat, science (-ilmu) dari engkau. Ia adalah muslim buta pertama. Di mata muta itu terdapat banyak ciri pembawaan yang melihat apa yang tidak engkau miliki.

5,6,7.Tapi engkau memutarkan wajah engkau kepada perusuh Islam (Bapak para Shufi/ Zion) yang tidak membutuhkan apapun (merasa dirinya serba cukup) dan Islam tidak membutuhkan nya (kalau dia tidak beriman).

8,9,10.Engkau tidak memutarkan punggung mu kepada orang buta, tapi engkau memutarkan punggung mu kepada Allahh. Bagaimana bisa engkau memberi kelonggaran kepada Abu Shufyan seakan engkau sekutu (syirik) bagi Allahh? Apa tugas engkau dengan dia yang melihat dirinya diatas segalanya? Engkau berdalih membujukkan keajaiban. Engkau bertanggungjawab hanya dari pemberitahuan. Tinggalkan orang itu bagi Ku. Engkau tidak tertarik dalam kesempatan yang datang untuk mu dengan menanggulangi setiap hambatan dengan penuh semangat. Ia takut kepada Allah. (Muttaqi)

Kita mengerti bahwa Maktum akan menjadi –alim dari sini, hanya –ulama (para ilmuwan) yang takut kepada Allahh. Ya Rabb ku? Apakah hal yang membuat Allahh kita begitu pembalas dendam (Muntekim) ini dan Qahhar (yang membuat sakit hati)? Jika orang buta tersebut melihat, Muhammad akan telah melakukan kelakuan yang tak berguna tersebut pada wajah nya. Maktum akan memberikan suatu reaksi baik atau buruk kepada hal ini yang dia lihat. Tapi dia tidak melihat. Sama seperti kalian tidak melihat aku atau sebaliknya. Kalian tidak melihat suatu gerak-isyarat tak berguna yang aku buat. Atau aku tidak menulis tentang seorang manusia yang aku puji, dengan membuka jendela pribadi dengan mengatakan aku tidak menyukai dia. Ini adalah munafiq. Double Standard. Muhammad jatuh kedalam situasi ini. Ya kalian tidak salah membaca, Muhammad jatuh kedalam situasi ini pada saat itu. Allahh segera langsung menjadi nyata dengan ‘kalamullahh’ dan menurunkan 10 ayat pertama dari surah ‘Abasa. Ayat – ayat ini diturunkan langsung dan segera. Muhammad memperoleh kesadaran nya lagi tiba-tiba.

Muhammad, seperti di Tha-Hha/114, tahu tentang wahyu yang diturunkan. ‘Jangan terburu-buru saat membaca Al Qur-an sebelum disempurnakan mewahyukannya kepadamu (dengan khawatir lupa)’ Tapi pertama kalinya wahyu datang secara langsung dan tiba-tiba begitu dan bahkan ia tidak tahu apa yang ia baca. Maksudku, ayat datang tapi Muhammad kehilangan ini. Abu Shufyan telah tidak dapat mengetahui nya. Muhammad panik ketakutan. ‘Apa yang saya katakan? Saya menerima wahyu, tapi saya tidak mengingat nya.’ Ibni maktum berkata ‘Abasa wa tawallaa…… engkau katakan ya Muhammad. Muhammad bertanya seandainya ia dapat menahan ini di dalam pikiran nya tanpa melupakan. Maktum berkata ‘Ya Muhammad, itu tetap di benak saya sampai mati.’ Sejak hari itu surah ‘Abasa datang untuk kali ini tanpa kehilangan. Sejak hari itu, orang buta seperti Kani Karaca, adalah pengingat terbaik. Silahkan baca Fatiha bagi Ibni Maktum sekarang. Karena ia menjadi seorang –alim (ilmuwan). Kalian dapat mengatakan Amin setelah Fatiha diluar dari shalat.

Kalian tahu bahwa Abu Shufyan yang busuk ingin membunuh Muhammad. Muhammad bersembunyi di gua. Ali berbaring di tempat tidur nya. Dia menghentikan para pembunuh. Muhammad berimigrasi ke Madina malam itu. Nanti ia berbalik kembali untuk mengambil Mekkah kembali tanpa darah. Abu Shufyan yang adalah kepala dari Mekkah, pemilik dari Hijaz, pemimpin Quraysy, yang terkaya dari Asir mengatakan bahwa dia menyerah = ASLAMNA. Kita menulis itu sebelumnya. Dia adalah awal dari ras Adabali Bayazid. Musuh terbesar Isa dan Mighty akan berasal dari bangsa (millah) nya. Lawan nya akan berasal dari bangsa Ibrahhim dalam kepribadian Mighty. Ini tertulis dalam gen – gen, kromosom – kromosom, sel – sel kita. Sepanjang generasi – generasi ia pergi menyeberang. Membaca Al Qur-an dengan Hans memberikan banyak kenikmatan. Saya membuat iklan ku sendiri. Kalian telah mengatakan ini dari dalam, saya terkadang membuat iklan saya bukan untuk menjadi seorang munafiq atau bukan untuk menjadi serupa dengan Usama Bin Ladin (La din = tidak beragama). Tidak ada kekurangan bagi saya. Saya bukan seorang insane atau mad (majnun). ‘Saya bebas’ sebagaimana Cowgirl katakan. Orang yang takut kepada Allahh menjadi bebas dari segala ketakutan lainnya. Meskipun Muhammad adalah juga nabi bagi jinn, ia tidak pernah melihat melihat jinn dalam hidupnya. Jika ia melihat, ia akan dirasuki, gila. Maksudku dia tidak akan menjadi nabi. Ini begitu berbahaya sehingga Allahh tidak pernah menunjukkan jinn kepada Muhammad. Menarik, bukan? Energi = Bola api = Medan elektromagnetik tinggi = Tegangan yang memiliki potensi 10.000 kilat, guruh. Jika mereka materi, mereka akan seperti kita. Tapi mereka semua energy yang siap meledak. Dilatasi waktu mereka 14 kali lebih dari kita. Tunguska adalah semua tentang sebuah syihhaab. Sebuah syihhaab tunggal. Sebuah syihhaab tunggal yang beratnya (1/10 milyar) per gram, yang sebesar (1/100) dari atom hidrogen. Blackpoint mini telah menjadi syihhaab yang tidak muat pada dirinya sendiri. Alhamdulillahh, dua syihhaab tidak jatuh. Tidak hanya Tunguska, tapi seluruh belahan bumi utara akan menjadi debu.

Misalnya di banyak masjid, surah ‘Abasa dihilangkan. Mereka membawanya keluar dari ‘Khatam.’ Alasan mereka adalah : Allahh tidak bisa menghina Muhammad, aku lebih baik tidak membaca nya. Tentu saja mereka tidak mengatakan nya, tapi tidak membaca berarti ini. Seseorang dari departemen urusan agama mengatakan. Orang yang ditegur bukanlah Muhammad tapi tamu nya. Abu Shufyan? Mereka menutupi realities dengan lumpur. Allahh akan menyelesaikan divine radiation (Nuwr) Nya.

‘Wayl kepada orang – orang yang mengubah kitab dengan tangan mereka, yang menjual nya dan mendapat uang dari nya!’

WAYL = lubang terdalam dari neraka.

Wayl kepada orang – orang yang membuat kesombongan dan popularitas untuk kepentingan dunyaa, untuk uang. Para pembusuk membuat perdagangan Islam selama 1200 tahun. The gift of Al Qur-an ialah 20 juta TL, apakah kalian tahu itu? Hal ini ditulis di atasnya. Darah ku membeku, aku merasa jijik. Yayasan agama menulis hal yang sama sampai kemarin. Its gift…. TL. Sa’at nya datang. The Millenium is today. Kami menanam nya, ia akan dipanen setelah 310 tahun. Sekarang kita menanam pohon untuk orang – orang masa depan untuk mendapatkan manfaat dari bayangan nya. Isa belum mati (maa qatalu hhu 004,157), Allahh mengangkat Isa kepada Nya (rafa’a hhu llahhu –ilay hhi 004,158), dan bahwa dari –ahhli lkitaab kecuali bagi akan beriman dengan Isa sebelum kematian nya ( wa –in mmin –ahhli lkitaabi –illaa la yu-minanna bi hhi qabla mawti hhi 004,159). Mighty akan menjadi haniif karena ia (Adler) haniif. Tapi Isa yang kemarin belum haniif. Isa yang sekarang di suatu parallel universe dimana 1 hari sama dengan 1000 tahun. Berharap supaya ketika ia bertemu Mighty yang haniif sempurna, Isa akan berasal dari agama nya. Setelah 3 abad. Akankah Isa memperkenalkan diri nya? Isa bukan Hasan Mezarcı, akan datang sebagai orang biasa. Isa akan membunuh the Satan, the Gogs-Magogs, the Deggal. Ini akan membuktikan bahwa ia adalah Isa.

Sebuah medan magnetik yang besar dapat menangani androids, ketika semua elektron dari androids diserap, tugas mereka di reset.

31 Tanggapan to “Bermuka masam”

  1. Samaranji said

    Assalamu’alaikum

    ***Misalnya di banyak masjid, surah ‘Abasa dihilangkan. Mereka membawanya keluar dari ‘Khatam.’ Alasan mereka adalah : Allahh tidak bisa menghina Muhammad, aku lebih baik tidak membaca nya. Tentu saja mereka tidak mengatakan nya, tapi tidak membaca berarti ini. Seseorang dari departemen urusan agama mengatakan. Orang yang ditegur bukanlah Muhammad tapi tamu nya. Abu Shufyan? Mereka menutupi realities dengan lumpur****

    Masa sie, @kang ?. Mungkin itu hanya terjadi di negeri Turki sana, tempatnya Hans Von aiberg. Sedangkan yang sy terima saat ini (dalam tafsir Jalalain) surat itu untuk menegur Rasulullah Muhammad SAW yang hampir mementingkan tamunya seorang tokoh Quroisy (Abu Shufyan) daripada seorang buta (Ummu Maktum), koq.

    Oiya,,, darimana Hans mendapatkan kisah dibalik turunnya surat ini ? dari hadits ? (tidak konsisten, dunk) dari wahyu ?. Kalo sy sie dari mengaji tafsir Jalalain itu dan juga dari asbabu nuzul juga.

    • daim said

      1. Buku tafsir itu bukan hanya Jalalain.
      2. Di al-Qur’an tidak pernah menyatakan yang bermuka masam adalah Rasulullah saw. Selama ini hanya tafsir ulama lah yang menyatakan Rasulullah bermuka masam, nah jika ada ulama lain menyatakan/menafsirkan yang bermuka masam adalah bangsawan quraisy, tentunya sah2 saja.
      QS: 80: 1 Dia bermuka masam dan berpaling,
      Allah sedang berdialog kepada siapa? Kalau yang bermuka masam adalah Rasulullah saw, maka seyogyanya menggunakan kata ganti “kamu” bukan “dia”.

      salam.

  2. Roy Rey said

    @Qarrobin… Good, thanx sob..
    :
    :
    @samaranji… Betull bro, Rasul juga manusia,and gw malah setuju kalo manusia pasti pernah bikin salah (kecuali bayi, orang gila, idiot,dan sejenisnya..hehehe)… Minimal bikin susah orang lain..
    Kalo gw pikir mang takdir/syarat mahluk adalah “tak sempurna”…
    Muhammad S.A.W mungkin saja bukan manusia sempurna, tapi contoh yang terbaik buat kita.

    • dhaim said

      Rasulullah adalah Insanul Kamil (manusia sempurna). Sebelum kata sempurna ada kata manusia, jadi dari semua manusia yang diciptakan maka beliau adalah yang sempurna.

      salam.

  3. Roy Rey said

    @qarrobin…
    Bacalah Al’Quran seakan-akan Al’Quran itu ditujukan untuk dirimu.
    Jika kita tidak dapat merubah masa lalu, Insya اَللّهُ kita βι̥şα̲̅ merubah masa depan.
    Jika kita tidak dapat menghapus kesalahan masa lalu, kita βι̥şα̲̅ meminta maaf.
    :
    :
    Oh, saya barusan abis baca2 tentang Alchemist dan Philosoper stone(nulisnya bener ga ♈α̲̅?)..Tapi nanti aja deh, kita ngobrol yg ini dan rainbow aja dulu

  4. Roy Rey said

    Kembali ke obrolan…

    @Qarrobin…
    Entah saya baca tulisannya kelewat atau bagaimana.. Hehehe
    :
    :

    https://qarrobin.wordpress.com/2011/08/10/inception/#comment-2484
    Apakah ada mahluq yang punya nyali atau bisa menghapus surah “Abasa”..???
    Sambil bayangken perasaan Rasul Allah (Muhammad S.A.W) menerima ayat-ayat tersebut.
    ;
    ;
    Nb. Kita cuma mahluq (Manusia)…
    ————————————————————

    Mang sejurus ama Kang samaranji, tapi itu kan salah satu alasan kenapa saya minta dibikinin artikelnyah… Ђƹ Ђƹ Ђƹ .

  5. Roy Rey said

    Lanjut lagi….
    Å‎​P̶̲̥̅̊å sih teguran اَللّهُ kepada Muhammad??
    Å‎​P̶̲̥̅̊å karena abu shufyan??
    Å‎​P̶̲̥̅̊å karena menolak orang buta??
    ATAU KARENA “BERMUKA MASAM”????

    Kalo menurut gw, karena bermuka masam… Coba senyum sambil ngomong “ntar ♈α̲̅ pak kursinya kurang….. Atau sabar ♈α̲̅ pak soalnya pak abu ni si bos rada ribet, mending bapak mamam kurma dulu deh sambil bobo2an… Atau maaf ♈α̲̅ pak lagi ada tamu nih, ♈α̲̅ gabung ajah sih sambil dengerin dulu…
    Pokoknya yang sopan lah…

    BUT…!!!!!!
    It’s not the point…!!!!!!
    Ђƹ Ђƹ Ђƹ ….paham khan……???

  6. Ahmad said

    Meskipun Muhammad adalah juga nabi bagi jinn, ia tidak pernah melihat melihat jinn dalam hidupnya. Jika ia melihat, ia akan dirasuki, gila. Maksudku dia tidak akan menjadi nabi. Ini begitu berbahaya sehingga Allahh tidak pernah menunjukkan jinn kepada Muhammad. Menarik, bukan? Energi = Bola api = Medan elektromagnetik tinggi = Tegangan yang memiliki potensi 10.000 kilat, guruh. Jika mereka materi, mereka akan seperti kita.

    @Qarrobin, bagaimana dengan nabi sulaiman yang dapat melihat jin dan memerintahnya ?

    • qarrobin said

      Untuk Sulayman, ia tidak dirasuki, tapi ia yang menguasai jinn dan setan

      002,102 : … dan apa tertutup sulayman tetapi setan – setan yang tertutup …

      Dibukakan pintu atas Sulayman sehingga ia dapat melihat mereka

      034.012 : … dan kami asal bagi nya mata qitar dan dari jinn sesiapa yang dipekerjakan di antara tangan nya dengan idzin rabb nya …

      018,099 : dan kami biarkan sebagian mereka di hari itu berinterferensi di dalam sebagian (yang lain) …

      002,102 : … dan diberitahu manusia, sihir, dan apa yang diturunkan atas dua malak dengan baabila, Hhaaruwta dan maaruwta … dan apa mereka dengan orang-orang yang mudharat dengan nya dari satu pun kecuali dengan idzin Allah …

      Hannan dan Mannan adalah dua nama Allah. Hannan mengatur Harut, Mannan mengatur Marut.

      Anda harus menganalisis ayat ini dengan sangat baik, untuk, karena dua nama dalam ayat itu, sihir tidak dapat direalisasikan. Sihir adalah kata bahasa Arab, büyü adalah dari bahasa Turki, Maji adalah dari bahasa Latin.

      Nabi Sulayman diberikan fitur yang dalam teori fisika yakni teori Charge Parity Time, dianugerahi waktu cpt-2 yakni waktu yang dapat maju-mundur seperti Alternating Current, ketika Nabi Sulaiman meninggal, ia masih berada di dalam cpt-2, sehingga ia tidak menjadi tua karena waktu mengalir maju mundur

      Iblis karena berasal dari neutrino (partikel tak bermuatan), ia memiliki fitur ini. Kalo Jinn tidak karena ia berasal dari partikel bermuatan

      Nabi Yusuf juga dianugerahi fitur ini karena bagaimana mungkin ia dilupakan di dalam penjara selama 2 tahun, sedangkan saja para wanita yang melihat menjadi tidak merasa ketika jari mereka teriris. Utusan raja yang menemui Yusuf di dalam penjara, memasuki cpt-2 pada saat waktu berjalan mundur 2 tahun relatif terhadap dunyaa luar, sehingga setelah 2 tahun barulah utusan yang disuruh menemui Yusuf teringat kembali kepada Yusuf

      Kalo Dzulqarnayn berada pada cpt-3, yakni pertemuan antara titik waktu masa lalu dan titik waktu masa depan

      • Ahmad said

        Nabi Sulayman diberikan fitur yang dalam teori fisika yakni teori Charge Parity Time, dianugerahi waktu cpt-2 yakni waktu yang dapat maju-mundur seperti Alternating Current, ketika Nabi Sulaiman meninggal, ia masih berada di dalam cpt-2, sehingga ia tidak menjadi tua karena waktu mengalir maju mundur

        Iblis karena berasal dari neutrino (partikel tak bermuatan), ia memiliki fitur ini. Kalo Jinn tidak karena ia berasal dari partikel bermuatan.

        Dengan kata lain nabi sulaiman karena dianugerahi waktu cpt-2 sehingga dapat menjumpai jinn apakah begitu, kang Qarrobin ?

      • qarrobin said

        tulisan saya juga harus diteliti lagi kalo salah

        Sepertinya iya, karena iblis (jenis yang berbeda dari Jinn) juga diberikan waktu cpt-2, ketika iblis menjadi tua, ia mundur di dalam waktu sehingga iblis menjadi muda kembali

    • qarrobin said

      Ketika fir’awn meninggal, jasadnya dibungkus di dalam cpt-2 sehingga jasadnya tidak hancur, namun ketika ia dikeluarkan dari laut, waktu kembali ke cpt-1 ke waktu dunyaa sehingga carbon dating nya cepat meluruh

      • Ahmad said

        Dzulqarnayn dianugerahi cpt-3 pertemuan antara titik waktu masa lalu dan titik waktu masa depan
        kalau cpt 2 dalam keadaan tetap,
        dengan dianugerahi cpt-3 berarti Dzulqarnayn sudah mengetahui awal dan akhir dari dunia ini apakah benar begitu?

      • qarrobin said

        perjalanan di dalam kahhfi membutuhkan waktu sekitar 8 jam berbanding 300 tahun, jadi dibutuhkan beberapa kali perjalanan untuk ke awal dunyaa dan ke akhir dunyaa

        Saya tidak tahu apakah beliau sudah menjelajah sejauh itu, Al Quran hanya menceritakan sedikit tentang perjalanan beliau

        telah diketemukan pusara beliau oleh anak cucunya di Axel Heiberg Island, mereka mengikuti perjalanan kakeknya dari masa depan.

        Berbeda dengan Dzulqarnayn, kalo Hidzir dianugerahi cpt-4 yang di Al Quran disebut dengan waktu Dahr. Hidzir lah yang dapt mengetahui awal dan akhir dunyaa. Dahr bersinggungan dengan setiap titik waktu, sehingga Dahr disebut sebagai Chronosfer

    • dhaim said

      Omongan ngaco apa ini?
      Melihat jin maka dirasuki dan menjadi gila???

      salam

  7. Ahmad said

    Maaf kang Qarrobin saya mau tanya topik lain tentang tiang arsy bagaimana kok bisa tahu tiang arsy itu ada empat ?

  8. Pencari Kebenaran Sejati said

    bismillah

    untuk pemilik blog ini
    saya kurang setuju dengan artikel2 anda kebanyakan meremehkan Nabi Muhammad SAW dan hadits yang asli yang anda anggap palsu.

    tentang Rasulullah sudah pasti Nabi Muhammad derajat beliau lebih tinggi diantara nabi nabi sebelumnya dan nabi keseluruhan,
    beliau adalah imam semua nabi,

    bahwa segalanya diciptakan Oleh Allah SWT karena Cinta Nabi Muhammad SAW
    Kepada Allah SWT

    anda bisa mempelajarinya di injil yang asli link di bawah ini
    di injil ini mengabarkan tentang Nabi Muhammad SAW

    http://www.barnabas.net

    http://www.barnabas.net/chapters/87-chapter-39adam-gets-life.html

    http://www.barnabas.net/chapters/102-54-of-the-judgment-day.html

    http://www.barnabas.net/chapters/103-55-muhammad-at-the-judgment-day.html

    • Titus Vespasianus said

      Salaam salaam,

      Baru tahu sudah ada terjemahan Injil Barnabas dalam bahasa Inggris. Bahasa aslinya apa ya Kang? Apakah dalam bahasa aslinya disebutkan persis sebagai “Muhammad”?

      Bila kita meyakini Quran adalah kitab pengkoreksi, mestinya di Injil Barnabas tidak disebutkan Muhammad melainkan Ahmad persis seperti termaktub dalam surat As-Shaf ayat 6 :

      “Dan (ingatlah) ketika Isa Ibnu Maryam berkata: “Hai Bani Israil, Sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, Yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad”

      Mengapa dalam ayat tsbt tidak disebutkan Muhammad, seperti di 4 ayat lainnya? (note : nama Muhammad disebutkan 4 x di Quran). Karena memang yang disampaikan Allah kepada Nabi Isa AS saat itu adalah Ahmad. Persis seperti itu tak dirubah apapun.

      Mengenai kelas2 para nabi dan rasul, sy sendiri memang kurang nyaman membeda2kan kelas para nabi, karena bagi saya mereka semua sama mulianya. Namun ALLAH memberi tahu kita dalam Quran bahwa DIA mengutamakan sebagian para NABI atas yang lain, sebagaimana firman-Nya:

      “DAN SESUNGGUHNYA TELAH KAMI LEBIHKAN SEBAGIAN NABI-NABI ITU ATAS SEBAGIAN [YANG LAIN]… [QS.AL-ISRA :55 ]

      Analisa Hans von Aiberg yang disampaikan kang qarrobin ini mmg murni berdasarkan Quran. Bila kita baca keseluruhan isi blog ini, semangatnya adalah untuk mengajak kembali ke Quran, sebagaimana disebutkan :

      “Al-Qur’an diturunkan sebagai petunjuk bagi manusia dan keterangan-keterangan yang nyata mengenai petunjuk dan pemisahkan yang hak dari yang batil”. (QS.Al-Baqarah:186)

      “Segala sesuatu telah Kami terangkan dengan keterangan yang terperinci” (QS Bani Israil:13).

      Jadi menurut pendapatku, TIDAK patut bila kita membandingkan isi quran lalu sebagai pembenarnya malah kita pakai injil barnabas. Sungguh kita tak tau apakah itu injil barnabas yang asli atau bukan? Belum lagi pertanyaan tentang ketepatan penterjamahan.

      Maksudku, sebaiknya kita dalami dulu apa yang menjadi konsep pemikiran Hans dlm lingkup alquran, bila kita menemukan yang pengertian Hans yang salah ya dikoreksi saja, didiskusikan dengan pengertian ayat Quran yang lebih benar daripada penafsiran Hans. Kitab lain hanya kita gunakan sebagai referensi saja, jangan sebagai pembenar.

  9. qarrobin said

    @PKS

    saya ingin bertanya, dimanakah di ayat Al Quran yang mengatakan bahwa Allahh menjaga hadits (rangkaian)?
    saya hanya menolak hadits, jika isinya bertentangan dengan Al Quran. Di Al Quran Allahh tidak menyebutkan dengan sebutan hadits, tapi dengan Al Hikmah.

    apakah karena terakhir diturunkan dan membawa risalah terakhir, maka derajat Nabi Muhammad lebih tinggi diantara nabi nabi sebelumnya dan nabi keseluruhan? dimanakah ayat Al Quran yang menyebutkan bahwa derajat Nabi Muhammad lebih tinggi diantara nabi nabi sebelumnya dan nabi keseluruhan?

    Bukankah imam seluruh manusia itu adalah Ibrahhim, dan Allahh mengambil Ibrahhim sebagai satu2nya teman.

    Apakah Al Quran ada menyebutkan bahwa segalanya diciptakan Oleh Allah SWT karena Cinta Nabi Muhammad SAW
    Kepada Allah SWT?

    Injil barnabas ini sudah lama menghilang.

    Terkait isi barnabas yang berbunyi : God shall say: “That I have made all things for love of him, so that all things might praise me by him.”
    Ini sepadan dengan konsep nur muhammad itu ya?. Muhammad itu hanya nabi, rasul, manusia, di ayat manakah di Al Quran kalo Allahh menyebutkan tentang segala sesuatu diciptakan dengan Nuwr Muhammad?

    Mengapa Al Quran harus dijustifikasi dengan injil barnabas, bukan sebaliknya? dari manakah kita tau injil barnabas yang ini asli?

    • Pencari Kebenaran Sejati said

      kita tau injil barnabas yang ini asli karena bersesuaian dengan Al Qur’an dan oleh orang barat injil ini diberantas, dan berhasil diselamatkan dari ketiga salainannya satu yang ada di pakistan,yang lainnya disembunyikan dan diberantas.

      maaf maksud saya pemimpin semua Nabi dan Rasul karena beliau tidak diutus hanya satu umat saja tapi seluruh umat hingga akhir zaman.

  10. ANTON IDIOT said

    Saya bingung baca blog sampeyan, bisa diringkas barangkali? kunjungi saya di http://www.kadaldunia.wordpress.com kita sama2 belajar.

  11. tersenyumlah untuk saudaramu karena senyum yang ikhlas juga merupakan shodaqoh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: