Arch Carrying Angels

Ngobrol seputar science, quran dan hanification

Posts Tagged ‘Philadelphia Experiment’

Sinar kosmis

Posted by qarrobin pada April 4, 2011

Sinar kosmis tidak memiliki sumber, mereka muncul dari ketiadaan tiba – tiba, atau mereka diangkut dari tempat lain, dan bahwa sumber mereka tidak terdefinisi, ia dari setiap titik. Mereka disebut cosmic primaries. Nama mereka adalah syihhaab di Al Quran.

021,032 : wa ja’al naa ssamaa-a saqfan mmahfuwzhan …

dan kami jadikan langit suatu atap yang terpelihara …

072,008 : wa –annaa lamas naa ssamaa-a fa wajad naa hhaa muli’at harasan syadiydan wa syuhhuban

dan bahwa menyentuh kami langit maka kami mendapati ia penuh penjagaan yang sangat dan sinar kosmis

015,018 : -illaa mani staraqa ssam’a fa –atba’a hhu syihhaabun mmubiynun

kecuali sesiapa yang astaraqa pendengaran, maka diikuti ia, (oleh) sinar kosmis, suatu yang terbukti.

 

Magnetosfer mencegah sinar kosmis membombardir bumi. Sinar kosmis di-rem, karena mereka tertangkap oleh fluks magnetic dan sedikit mengurangi bahaya mereka.

037,006: -innaa zayyan naa ssamaa-a ddunyaa bi ziynatin lkawaakibi

bahwa kami hiasi langit terdekat dengan suatu hiasan, planet – planet

072,009: wa –annaa kunnaa na q’udu min hhaa maqaa’ida li ssam’i fa man yastami’i l-an yajid la hhu syihhaaban rrashadan

dan bahwa adalah kami menduduki dari nya tempat pendudukan bagi mendengarkan maka sesiapa didengarkan supaya didapati bagi nya sinar kosmis yang mengintai

Dunyaa ini dikelilingi oleh fluks magnet seolah-olah ada magnet antara dua kutub. Magnetosfer adalah lapisan terbesar di luar dunyaa yang terikat ke bumi. Ia menangkap risiko matahari dan sinar kosmik dengan fluks magnet, sehingga sinar akan dihentikan tanpa mencapai dunia kita. Kehidupan dimulai dengan perlindungan ini. Dalam Al Quran, magnetosfer diberitahu secara tersirat dengan ayat – ayat ‘dan mereka dilempari dari tiap sisi 037,008’, ‘dan kami memelihara nya dari tiap setan yang dilempari 015,017’.

Magnetosfer berada di bawah pengaruh angin matahari seperti lapisan ozon. Karena pukulan ini, ada kompresi fluks di sisi magnetosfer yang menghadap pada matahari. Sisi berlawanan nya tetap aman. Setiap lapisan dari cangkang magnetik ini yang tidak terlihat dan yang dalam bentuk cangkang, yang satu di dalam yang lain, menangkap sinar berbahaya dan partikel-partikel yang mencegah mereka lolos ke tingkat yang lebih rendah. Dengan demikian setiap lapisan membentuk intensitas, intensitas ini disebut sabuk ‘Van Allen’ yang menemukan lapisan sabuk ini.

Sabuk yang paling dekat dengan kita adalah 4.000 km tinggi nya, yang kedua adalah 16.000 km tinggi nya dan ia efektif sampai 30.000 km. menurut pengukuran magnetometer dunyaa kita menunjukkan persis fitur magnet. fluks – fluks yang keluar dari kutub Utara diserap dari kutub Selatan. Dengan mengikuti garis – garis magnet, burung yang bermigrasi diklaim untuk menemukan arah mereka. Sekali lagi alasan medan magnet ini dianggap terkait dengan 5 elemen feromagnetik seperti Besi, Nikel dll. Unsur – unsur ini membentuk ‘efek dinamo’ di pusat dunyaa.

 

Sinar kosmis berasal dari suatu lubang di langit

037,010 : -illaa man khathifa lkhathfata fa –atba’a hhu syihhaabun tsaaqibun

kecuali sesiapa yang khathifa lkhathfa, maka diikuti ia, (oleh) sinar kosmis, (dari) suatu lubang

Lubang ini adalah suatu bintang

086,003 : nnajmu tstsaaqibu

suatu bintang yang melubangi

056,075 : fa laa –uqsimu bi mawaaqi’i nnujuwmi

maka tidak (kalian), Aku bersumpah dengan tempat yang ditimpa bintang-bintang

070,003 : mmina llahhi dziy lma’aariji

(timpaan) dari Allah yang mempunyai tempat – tempat naik

056,076 : wa –inna hhu la qasamun llaw ta’lamuwna ‘azhiymun

dan bahwa ia (singularity) bagi suatu sumpah —sekiranya orang – orang mengetahui— suatu yang mengglobal

056,077 : wa –inna hhu la qur-aanun kariymun

dan sungguh ia, bagi (pintu turun nya) suatu bacaan, suatu yang unik

015,014 : wa law fatah naa ‘alay hhim baaban mmina ssamaa-i fa dhalluw fiy hhi ya’rujuwna

dan sekiranya kami bukakan atas mereka suatu pintu dari langit maka dhalluw di dalam nya orang – orang yang dinaikkan

 

Lubang ini diciptakan karena gravitasi

077,025 : -a lam na j’ali l-ardha kifaatan

Bukan kah kami jadikan bumi suatu kecenderungan

077,026 : -ahyaa-an wa –amwaatan

suatu yang hidup dan suatu yang mati

077,027 : wa ja’al naa fiy hhaa rawaasiya

dan kami jadikan di dalam nya peneguh …

079,006 : yawma tarjufu (l)rraajifatu

hari menggetarkan getaran

kifaatan adalah gravitasi dan raajifah adalah osilasi gravitasi, gelombang interaksi yang meneguhkan medan, gelombang gravitasi menunjukkan tensor dalam bentuk puncak-surut khususnya pada blackholes.

 

Lubang hitam ini juga berada di tengah galaksi. Galaksi terlihat dari bumi seperti konstelasi bintang yang memiliki tingkat kecerahan yang berbeda disebut magnitude, konstelasi bintang disebut tempat hamburan karena sebagaimana siang hari di bumi akibat hamburan cahaya matahari di atmosfer. Dari lubang hitam sinar kosmis dipancarkan

067,005 : wa laqad zayyan naa ssamaa-a ddunyaa bi mashaabiyha wa ja’al naa hhaa rujuwman lli sysyayaathiyni …

dan benar-benar kami hiasi langit terdekat dengan tempat hamburan dan kami jadikan ia suatu lemparan bagi setan – setan …

 

Konstelasi bintang merupakan hiasan bagi menara langit dan setiap menara dijaga oleh malaikat yang memancarkan sinar kosmis melalui lubang hitam

015,016 : wa laqad ja’al naa fiy ssamaa-i buruwjan wa zayyan naa hhaa li nnaazhiriyna

dan benar-benar kami jadikan di dalam langit suatu menara dan kami hiasi ia bagi orang-orang yang memandang

015,017 : wa hafizh naa hhaa min kulli syaythaanin rrajiymin

dan kami memelihara nya dari tiap setan yang dilempari

 

Cosmic primaries diparut oleh magnetosfer hingga mereka mencapai kita dan mereka menghasilkan cosmic secondaries sebagai subproduk yang kurang berbahaya. Ini adalah syuwaazh

055,035 : yursalu ‘alay kumaa syuwaazhun mmin nnaarin wa nuhaasun …

diutus atas kamu syuwaazh dari api dan nuhaas

syuwaazh merupakan sinar kosmis dari nyala api tanpa asap dan radiasi elektromagnetik yang berbahaya

syihhaab adalah cosmic primaries, syuwaazh adalah cosmic secondaries. Selama konversi dari syihhaab ke syuwaazh, maksudku, konversi dari cosmic primaries ke cosmic secondaries, peristiwa gesekan terjadi yang science sebut ‘the shower’. Selain itu tetesan dari sinar kosmis ke bumi diberikan sebagai rembesan. Akibatnya bumi menjadi lantai pelindung.

Sementara cosmic primaries di-serak, mereka membentuk showers dan mereka dikonversi ke secondaries (syuwaazh) dan mereka membentuk by-products atau produk sampingan. Salah satu by-products dari ini adalah gelombang ultraviolet ultra-short dan mereka ditahan di lapisan ozone dan kita terus hidup di bawah ‘suatu atap yang terpelihara, qubah yang aman.’ Ketika sinar kosmis memasuki ionosfer, atom – atom atmosfer disini menahan mereka secara ionisasi. Seperti benturan dua bola snooker, yang satu berlawanan (‘aadiyaat) dengan yang lain. Disini, peristiwa pelemparan (qadzif 037,008) dengan pemancaran (shubhan 100,003) diinformasikan sebagai ‘nuhaas’ = ‘atom yang terionisasi dan mempercepat,’ dhabhan dalam ayat 100,001.

055,035 : yursalu ‘alay kumaa syuwaazhun mmin nnaarin wa nuhaasun …

diutus atas kamu syuwaazh dari api dan nuhaas

nuhaas merupakan barion, ionisasi inti atom kosmis

Semua hal yang kita sebutkan adalah tentang peluru microscobic. Mereka menusuk dan pergi, bahkan jatuhnya salah satu dari ini di dunyaa dapat membentuk bencana Tunguska lagi. Selain itu mereka juga membunuh jinn sebagaimana membunuh manusia. Manusia yang terbakar dengan sendirinya dan pembakaran terhadap jinn, ‘adzab yang tak dapat ditolak (mardud) adalah sama. Jinn juga dapat dibakar oleh orang – orang yang dipanggil sebagai ‘hüddâm maker’. Pembakaran terhadap Jinn tidak dengan api yang kita tahu, tapi itu adalah pembakaran ‘sinar kosmis’ yang sama dengan fakta bahwa orang – orang terbakar dengan sendirinya tanpa ada yang tersisa.

The ‘hüddam maker’ mengklaim bahwa ia memanggil salah satu dari sinar kosmis ini secara alkimia dan dia menyebabkannya membentur jinn seperti sebuah peluru. Sebagaimana orang – orang yang terbakar dengan sendirinya karena berhadapan dengan cosmic primary (syihhaab) ketika mereka ditangkap oleh sebuah badai elektromagnetik yang berlebihan atau ketika mereka keluar dari atmosfer dengan out of body experience (OOBE), perjalanan astral. Contoh konkrit dari hal ini adalah the ‘Philadelphia experiment.’ Beberapa dari kru yang terbakar dengan sendirinya berada di api. Dan ini diamati dan dicatat pada laporan resmi.

Langit dilarang kepada Jinn. Banyak ayat yang memberitahu ini. (Pelemparan terhadap setan di langit dengan syuwaazh, nuhaas. Jinn yang mencoba untuk mendengarkan majelis terinci, malaa-i l-a’laa 037,008 dilempari dengan syihhaab.) Kita memiliki tubuh yang sama dengan Jinn. Kita menyebut ini ‘self’ kita atau indikatornya bentuk tubuh bioelektromagnetik-energi, aura kita atau chakra. Hal ini direkam dengan Kirlian photography. Akibatnya naiknya jinn dengan tubuh ini adalah sama dengan perjalanan astral manusia dan mereka terbuka terhadap bahaya yang sama, keduanya terbakar dengan sendirinya oleh mekanisme yang sama.

Karena sebagai tubuh (node) mereka berada di dunyaa, tetapi mereka berada di luar atmosfer sebagai kesadaran (antinode). Tubuh mereka diangkut ke ‘luar’, dan akibatnya sinar kosmis (syihhaab, syuwaazh, nuhaas) membentur mereka. Hal ini membakar mereka bahkan jika mereka mencoba untuk berlindung karena ia mengejar. Mereka yang terbakar dengan sendirinya memiliki penampakan yang berbeda dari mereka yang dibakar dengan api. Tanpa meninggalkan sisa – sisa organik, seperti tulang, daging dll, mereka terbakar sepenuhnya dan mereka menghilang.

Jinn juga dapat terbakar mati dalam cara ini. Pembakaran tubuh material adalah jenis pembakaran ‘cosmic secondary’, tetapi pembakaran tubuh Kirlian (aura, tubuh aetherical, tubuh bioelektromagnetik-energi) adalah jenis pembakaran ‘cosmic primary’. Dan kita terkejut terhadap hal ini. Tubuh jumbai cahaya kita terkena syihhaab dan bagian vital nya dibakar dan dihancurkan. Ini berarti berbagi nasib yang sama dengan Jinn. Hal ini dalam advanced meaning bukti upaya (power yang terkungkung) dan daya (force yang terlepas) yang berdenyut. Syihhaab ini menembus dan menginterferensi. Karena ini membunuh tubuh energi, mengikuti ini berikutnya mereka membunuh tubuh material, terlebih mereka benar – benar dibakar bersama – sama dan tanpa meninggalkan jejak organic mereka menghilang.

Mekanisme penumbukkan ini yang mana lebih menginterferensi, lebih merembes dari teknologi luxon seperti laser, roentgen and ultraviolet, adalah dua kali dari muatan kosmis (hyperonic, barionic, nucleonic). Tapi sebuah muatan di universe tidak boleh melebihi ‘1’ sebagai integer. Spin mereka memiliki nilai superior 3/2. Mereka bukan cahaya atau partikel, mereka adalah unit – unit RESONANSI (delta atau nu series). Rembesan ini lebih superior dari Jinn. Dengan juga menembus jinn, mereka membakar Jinn. Sinar parah ini adalah 99% kelajuan cahaya. Mereka berada pada kelajuan yang sama dengan Jinn. Untuk alas an ini, Jinn berada dibawah ancaman syihhaab, syuwaazh and nuhaas pada setiap waktu dan tersinkronkan.

Namun ancaman ini ditiadakan untuk manusia. Kita tidak bisa merasakan relativitas dengan tinggal di luar wilayah solid relativistik, di luar dari unit waktu yang mengalami dilasi secara infinite atau di luar unit waktu yang melebar sangat jauh, karena resonan – resonan atau sinar – sinar itu yang sangat dekat dengan kelajuan cahaya. Akibatnya, karena kita tidak disinkronkan dengan sinar kosmis ini, syihhaab tidak memukul kita. Resonansi ini yang lahir dan yang mati lebih pendek dari se per miliar detik, misal 10-23 detik secara relatif, tidak dapat menemukan waktu untuk mempengaruhi kita, tetapi mereka dapat menemukan waktu untuk mempengaruhi Jinn dengan mudah. Itu sebabnya, langit dilarang untuk Jinn, tetapi mereka bebas untuk manusia. Jika kesadaran kita, maksud saya, struktur internal kita yang disinkronkan dengan tubuh Kirlian dipertimbangkan, maka jenis kematian Jinn dapat menemukan kita dengan jarang dan membakar.

Posted in al quran, Science | Dengan kaitkata: , , , , , , , | 15 Comments »

Pseudonym of Carlos Miguel Allende

Posted by qarrobin pada Juli 15, 2010

Pseudonym of Carlos Miguel Allende

Thaariq .. Ialah sesuatu yang membentur keras dan yang memantul kembali dimana ia dibenturkan. Kejadiannya adalah bahwa: Kendati kakek nya Hans von Aiberg (yakni Axel Heiberg) di Bermuda Triangle bisa pergi ke masa depan. Anda menggapai pada gelombang di kelajuan cahaya dan memantulkan Anda 309 tahun seperti partikel, sebagaimana shahib al kahfi, dan ‘Isa. Tetapi untuk penjelajahan mundur, pertama-tama Anda akan pergi ke akhir waktu (di Superspace). Ketika Anda mencapai kelajuan cahaya, materi Anda akan dikonversi ke energi dan hal ini tidak dikehendaki. Akhir waktu adalah waaqi’ah (Big Crunch) tentu saja, namun karena Big Crunch tidak terjadi, Anda dipantulkan seperti bola snooker dari pita meja dengan sudut yang sama. Maksud ku, Anda membentur tembok seperti tombol dan Anda tercermin dalam cara yang sama. Pantulan terjadi dari pita ke belakang. Ada 4 cara untuk kembali dalam waktu. Anda menemukan sebuah lubang hitam yang berputar dan yang memiliki cincin singularity. Sementara Anda kembali di sepanjang cincin singularity, Anda berhadapan dengan anda sendiri yang mensetting off, sebagaimana para malaikat bershaf-shaf dengan kelipatan minus kuadrat. Maksud ku, Anda kembali ke masa lampau. Dzu al qarnayn (Axel Heiberg) yang pertama kali berhasil melakukan ini dalam sejarah.

“Carlos Miguel Allende” bukanlah a unique person, tetapi sebuah pseudonym dari beberapa orang, yang dimulai dari “Axel Heiberg”, an engineer (German, I think) bekerja di konstruksi jalur kereta api Baghdad pada paruh kedua abad sebelumnya dan disana bertemu dengan “Mavlana Khalid Baghdadi”, a Muslim shufi, menjadi Muslim dan memperoleh beberapa rahasia kosmik dari nya. Ketika dia jadi muallaf, the other Christian Arabs called him “Al-lain” (The cursed one), dan dia menggunakan kata ini sebagai a nickname dan menyadur nya sebagai “Allein”. Dia kemudian meneruskan rahasia-rahasia ini ke pengganti nya bersama dengan the pseudonym. The pseudonym disadur ke bahasa dari setiap pengganti, jadi ia adalah “Karl Michael Allen” ketika dia dari Germanic, “Carl Michael Allan” ketika dia dari English, dan “Carlos Miguel Allende” ketika dia dari Latin. “Allein” yang ke dua adalah “Jorge Luis Borges”, penulis cerita terkenal dari Argentina, dan karena itu “Carlos Miguel Allende”, orang yang sama yang menurut dugaan orang menulis famous “Allende Letters” to “Jessup” (Please have a look at the book, “The Aleph” of the writer under this light). The last “Allein” is, of course, “Hans von Aiberg”.

Hans membedakan dua tipe dari “back-time travel”: In the first one, penjelajah passes “the time sphere” with his UFO or whatever through a hole parellel to the diameter of the so-called “chronosphere” and travels as “he is”, sebagaimana Idris, Khidhir, Musa, dan Muhammad. In the other one, the traveller is sent back to the “past” throughsome “genetical technology”, but this way he cannot travel as “he is”, he must grow younger and forget his past, which is our future, sebagaimana Musa, Joshua, neutrino dan Iblis. There, too, is maximum number of generations he may go back in time (He calculates the number). Back in time, he is reborn by his own “genaological ancestor” through what is called “the external pregnancy”, then educated and given the secrets of the future science and technologies by “the first type” of the visiting travelers, sebagaimana Joshua terlahir dua kali. He himself claims to be of “the second kind” bersama dengan Einstein. His argues that there is no grave for a time traveller, as there is none for Einstein.

Posted in Science, Time Travelling | Dengan kaitkata: , | 4 Comments »

Teori Kuantum di Al Quran

Posted by qarrobin pada Juli 8, 2010

010,061 : mitsqaali dzarratin, wa ashghara min dzaalika, wa akbara

034,003 : seberat suatu tetes, dan lebih kecil dari itu, dan lebih mencolok

Science mendefinisikan partikel sebagai interval terkecil = kuanta (dzarra).

Lebih kecil dari partikel ? Terdapat sebuah semesta yang tidak terkuantisasi. Semesta itu tidak terbuat dari fragmen, namun terbuat dari keseluruhan. Ruang ashghar dan akbar bertemu pada sebuah titik. Mereka terpadu pada satu titik. Hal yang lebih kecil dari partikel planck adalah superspace. The David Hilbert space adalah lebih kecil dari the Planck space (interval ruang terkecil yang mungkin, interval pematerialan) tapi di dalam ruang ini ashghar adalah akbar dan nama nya adalah super space. (dunyaa dari mitsal) maksud ku, kalian memasuki sebuah upper space yang terbuat dari semesta tak berbatas.

Jika kalian ingat, the absolute cold temperature, I mean 0K=-273.16C is the last. Terdapat sebuah derajat yang lebih kecil dari itu. Maksud ku minus 1K. Ini adalah yang terpanas kebalikan untuk yang terdingin. Ini adalah begitu panas yang ia bahkan membakar the hellhound. Zabaaniyah (096,018;074,031) menemukan neraka sedingin the North pole. The real fire yang memanaskan the caldron dibawah nya… Nama nya adalah Saqar (074,030). Temperatur dari Saqar adalah -1 derajat Kelvin. Maksud ku, ia lebih dingin dari dingin dan/atau derajat terpanas. Saqar adalah ini: Temperatur dari titik terkecil di permulaan dari naazi’aat (BigBang) disebut Saqar.

079,001 : dan tercabut suatu yang tenggelam

079,002 : energi yang energetik

Catat bahwa di dalam hal terkecil yang lebih kecil dari partikel terdapat temperature terhebat. Dan catat bahwa semesta dulu adalah sebuah kuanta. Ia adalah sebuah mini namun sebuah raksasa yang menakjubkan. Ketika semesta menjadi sebuah kuanta, ia membuka. Ia dulu adalah raqiim. Ia membuka, mengembang dan menjadi kahfi. Geometri ini disebut ‘kuwra’, ‘qubba’. Fakta bahwa ia adalah a single quant disebut partikel dan ‘habbi’.

Kuwra (pilinan) memiliki kualitas-geometry/kehf.

Dzarra (kuanta) memiliki kuantitas-number/rakim.

Sebagaimana kalian lihat ini adalah pemodelan dari dunyaa mitsal kita. Kuwra: putaran dari macro system. Karena kuwra = melintir, ruang-waktu terbengkokkan. Dzarra=partikel: titik dari microsystem. Dzarra berarti sebaran yang menetes di dalam jumlah berlimpah seperti di dalam dzurriyyat = benih keturunan. Ini adalah nama dari kuanta di dalam Al Qur-an.

Qubba: nama dari the semispheres di dalam the macro system. Habbi: The miniest spheres in the universe. Karena elektromagnetisme adalah sebuah peneguh fundamental. Akibatnya, dengan bantuan peneguh ini elektron muatan negative menyeimbangkan proton muatan positive dan atom terbentuk.

100,004 : maka bertebaran dengan nya suatu yang ringan (elektron)

100,005 : maka ke tengah dengan nya suatu kumpulan (di nukleus)

Sebagai hasil dari kerjasama antara mereka, the electron probability sphere terbentuk. Nama dari ini adalah habbi. Sebuah mini-sphere yang tidak terlihat dengan mata. Kenapa ia disebut habbi? Karena ia diberitahukan bahwa di masa depan ia akan terlihat dengan bantuan dari peralatan seperti mikroskop. Maksud ku kata ‘habbi’ yang berarti gelembung air dipilih sebagai perumpamaan.

006,095 : inna llaha faaliqu lhabbi wa nnawaya yukhriju lhayya mina lmayyiti wa mukhriju lmayyiti mina lhayyi

Sungguh Allah menggeser gelembung dan nawaya, mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan yang mengeluarkan yang mati dari yang hidup.

Ia lebih kecil dari ‘habbi’, dan ia diberitahukan bahwa suatu hari kita akan melihat nya. Atau jika tidak ia akan mengatakan bahwa ia dulu adalah the unknown, dan kita akan dilarang dari ta-rajam (melempar / menterjemahkan) the unknown. Sekarang kita tahu bahwa sebuah kuanta memiliki a duality, dilemma, Maksud ku ia adalah sekaligus partikel dan gelombang. Ia terpasang di dalam sebuah medan terbatas sebagai partikel. Tapi sebagai gelombang ia menjelajah menembus ruang atom yang memiliki 7 lapisan.

Sebagai contoh the photon: Sementara ia datang menuju kita sebagai sebuah gelombang dari melampaui jutaan tahun cahaya, ia adalah sebuah gelombang. Tapi ketika ia membentur kita dan memetik sebuah elektron, ia berkelakuan sebagai sebuah elektron. Atau jika tidak the photon yang muncul dari matahari tidak dapat datang menuju kita tanpa bergerak satu milimeter. Tapi ia menjelajah menembus ruang tak berbatas sebagai gelombang. Ketika ia membentur kita ia menjadi sebuah partikel. Dengan bantuan dari ini, matahari berpijar dan menghangatkan kita.

Elektron adalah sama. ‘Habbi’ kita, Maksud ku, the mini-sphere yang adalah interval probability kita adalah sekaligus sebuah partikel dan gelombang. Keadaan partikel nya disebut ‘kahfi’ (geometric), dan keadaan gelombang nya disebut ‘raqiim’.

018,009 : am hasib ta anna ashhaaba lkahfi wa rraqiimi kaanuu min –aayaati naa ‘ajaban

Belumkah menghitung kamu sungguh penghuni kahfi dan raqiim ada dari ayat-ayat kami suatu yang ‘ajaib.

Karena mekanika gelombang adalah sinusoidal dan trigonometric. Jika elektron mengorbit, tak jadi soal. Tapi jika ia diganggu dan diuraikan menjadi ion dengan dipetik, dan terlebih lagi jika ia mengalir dari satu ujung ke yang lain dengan sebuah kelajuan yang adalah sangat dekat ke kelajuan cahaya, seperti sebuah lampu fluoresant, ia disebut sebagai gelombang. Sinar beta atau sinar katoda berarti bahwa elektron diambil dari orbit atom dan ia diarahkan seperti sebuah sorotan.

Nama dari ini di dalam the macro system adalah bahwa: Jika kalian memindahkan cangkang dari sebuah elektron (habbi) dari atom yang ia kelilingi dan jika kalian menyorotkan nya ke tempat lain, keadaan dari ini di dalam the macro scale tidak akan menjadi asing bagi kalian. The Bermuda Triangle dan the Philadelphia Experiment. Jika gangguan kecil itu pada level dari ‘habbi’ diganggu secara berlebihan di dalam the electromagnetic form pada the great scale (qubba), maka sebuah elektron tidak disorotkan ke yang lain dan ia tidak menjadi sebuah tetangga di sana. Sebuah kapal, sebuah pesawat menjelajah menembus ruang-waktu. Satu yang bertanggung jawab dari ini bukan lah partikel tapi sebagai gelombang. Gelombang meninggalkan titik ruang-waktu dimana ia berada, secara bebas. Ia membawa partikel kemana ia pergi.

As Samaawaat=Gelombang

Al Ardh=Partikel

Maa bayna huma=medan peneguh yang mempengaruhi.

051,001 : dan menyebarkan dzarwan (suatu sebaran)

052,002 : maka mengandung beban (peneguh)

Photons yang tidak terlihat yang disebut ‘boson’, yang tidak memancar, tapi mereka adalah photons yang tidak terlihat yang menyebabkan magnet menarik paku. Hubb = tertarik / cinta (012,030). Elektron=habbi (lokal, mengorbit dan ia memiliki fitur partikel.) Gelombang-partikel dan apa yang di antara mereka. Partikel dan gelombang (dan situasi polarisasi di antara mereka.)

Magnetis helixes (the curled dimensions dari mulut terowongan) di ruang vacuum yang berinterferensi (habli al wariid 050,016). Permukaan terowongan (sisi luar) adalah medan magnetik, di dalam terowongan adalah netral (balad al amin).

Partikel=jibal=the mini mountains

Gelombang=lembah (sisi dari dua jibal)

Satu adalah huruf V, yang lain adalah kebalikan V. Maksud ku osilasi. Surut-pasang. Zil-Zal (099,001). Zig-Zag.

027,088 : wa ta raa ljibaala ta hsabu haa jaamidatan wa hiya tamurru marra ssahaabi shun’a llahi lladzii atqana kulla syai-in inna hu khabiirun bi maa ta f’aluun

Dan kamu lihat jibal, kamu hitung ia suatu jaamida, dan dia tamurru marra awan, shun’a Allah yang atqana tiap sesuatu, sungguh ia mengabarkan dengan apa yang kamu perbuat

Atmosphere kita adalah sebuah lapisan awan seperti sebuah sphere. Elektron berada pada orbit. Elektron adalah sebuah awan di dalam bentuk dari sebuah sphere. Kita harus menyebut nya habbi=mini sphere sebagai pengganti Qubba.

Posted in Science, Time Travelling | Dengan kaitkata: , | 11 Comments »