Ditulis oleh qarrobin di/pada November 19, 2009
Apabila kita membaca atau berdialog dengan pengikut Mazhab Syi‘ah, mereka seringkali mengidentitikan diri mereka sebagai pengikut Mazhab Ahl al-Bait. Dakwaan ini akan kita kaji seterus ini.

Yang dimaksudkan dengan Ahl al-Bait Rasulullah.
Perkataan Ahl digunakan bagi seorang lelaki untuk merujuk kepada kabilahnya (عشيرته), orang-orangnya (ذو) dan kaum kerabatnya Contoh penggunaannya boleh dirujuk di dalam al-Qur’an:
Setelah Musa menyempurnakan tempoh kerjanya itu dan berjalan dengan isterinya (Ahl), ia melihat (dalam perjalanannya itu) api dari sebelah Gunung Tursina. (Ketika itu) berkatalah ia kepada isterinya (Ahl): “Berhentilah; sesungguhnya aku ada melihat api, semoga aku dapat membawa kepada kamu sesuatu berita dari situ, atau sepuntung dari api itu, supaya kamu dapat memanaskan diri.” [al-Qasas 28:29]
Perkataan Ahl al-Bait merujuk kepada keluarga bagi seseorang lelaki. Contohnya ialah ayat berikut berkenaan isteri Nabi Ibrahim ‘alaihi salam:
Isteri (Nabi Ibrahim) berkata: Sungguh ajaib keadaanku! Adakah aku akan melahirkan anak padahal aku sudah tua dan suamiku ini juga sudah tua? Sesungguhnya kejadian ini suatu perkara yang menghairankan.
Malaikat-malaikat itu berkata: Patutkah engkau merasa hairan tentang perkara yang telah ditetapkan oleh Allah? Memanglah rahmat Allah dan berkatNya melimpah-limpah kepada kamu, wahai Ahl al-Bait. Sesungguhnya Allah Maha terpuji, lagi Maha Melimpah kebaikan dan kemurahanNya. [Hud 11:73]
Di sisi Ahl al-Sunnah, istilah Ahl al-Bait merujuk kepada keluarga Rasulullah yang terjalin berdasarkan ikatan penikahan (para isterinya) dan ikatan nasab (anak-anaknya termasuk ‘Ali). Di sisi Syi‘ah, Ahl al-Bait hanyalah merujuk kepada keluarga ikatan nasab Rasulullah yang terdiri daripada ‘Ali, Fathimah, Hasan dan Husain diikuti dengan keturunan mereka. Ini berdasarkan tafsiran mereka terhadap ayat 33 surah al-Ahzab yang akan kita bahas nanti, insya-Allah.
Oleh itu Syi‘ah sering kali mengistilahkan diri mereka sebagai Mazhab Ahl al-Bait. Ahl al-Sunnah tidak menerima pengistilahan ini kerana para pengikut Ahl al-Bait yang sebenar terdiri daripada mereka yang mengiktiraf kekhalifahan Abu Bakar, ‘Umar dan ‘Utsman serta mengutamakan mereka melebihi orang-orang lain, termasuk ‘Ali sendiri. Ini merupakan iktikad para Ahl al-Bait Rasulullah: ‘Ali, Fathimah, Hasan dan Husain diikuti dengan para imam keturunan mereka. Antara bukti terkuat bagi perbezaan ini ialah dialog berikut antara Ja’far al-Shiddiq radhiallahu ‘anh dengan salah seorang Syi‘ah.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Sejarah Islam | Bertanda: ja'far al-shiddiq, syiah | 79 Komentar »
Ditulis oleh qarrobin di/pada November 17, 2009
Berikut ini adalah catatan pribadi q, yang isinya tentu saja bukan sebuah hipotesa. Saya sangat suka tentang science, apalagi teori2 nyeleneh Paul A.M. Dirac dan DR. Nickolay Alexandrovich Kozyrev. Dulu cita2 pengen jadi Prof, tapi ga kesampeian. Beberapa catatan q hilang, ada yang ga sempat ke save, jadi sebagian ada yang terlupakan.
Line-like and space-like
Catatan ini mencoba menyatukan teori ruang dari Einstein dengan teori dualitas kuantum. Kadang kita mendapatkan gambaran seperti garis dan kadang kita mendapatkan gambaran seperti ruang. Kita umpamakan dua buah pesawat supersonic melaju, dan ada seorang pengamat di bumi yang melihat dua pesawat tersebut. Pesawat tadi melaju sejajar, dan kedua pilotnya dapat saling melihat. Kita misalkan salah satu pilot memancarkan berkas cahaya (foton) ke pesawat di sebelahnya. Tentu saja masing-masing pilot akan melihat cahaya melalui garis lurus, dan kita sebut line-like.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Science | Bertanda: line-like, space-like | 10 Komentar »
Ditulis oleh qarrobin di/pada November 16, 2009
Tingkatan wujud

Imkan al wujud (wujud yang mumkin) merupakan bayang-bayang dari wajib al wujud. Imkan al wujud adalah kesesuatuan atau daya yang disebut dengan “apa yang bisa”. Apa yang disebut ‘alam adalah ‘ilmu.

‘ilmu adalah arketype (bentuk) dari kesesuatuan (syai’), dengan ‘ilmuNya, wajib al wujud berkehendak (arada) dan memerintah (amra).
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Alam Amr | Bertanda: ibn araby, shadruddin al qanawy | 15 Komentar »
Ditulis oleh qarrobin di/pada November 1, 2009
artikel ini saya dapat dari blog milik jalanibrahim
ARIUS DAN KAISAR KONSTANTIN
Kehidupan Arius sangat erat kaitannya dengan Kaisar Konstantin I, kaisar Imperium Romawi. Sehingga kita tidak bisa memahami sejarah kehidupan salah satunya, tanpa memahami orang satunya lagi. Kisah Konstantin menaruh perhatiannya kepada Gereja berawal dari kekhawatirannya terhadap kedudukannya di Roma. Kaisar yang bernama lengkap Flarius Valerius Aurellius Constantinus ini merasa cemburu terhadap putra mahkota bernama Crispus (Flavius Julius Crispus). Putra ini sangat termahsyur, karena posturnya yang menawan dan sikapnya yang ramah, disertai keberaniannya di medan pertempuran. Agar namanya tetap bertahan sebagai figur kaisar Romawi, dan tidak tenggelam oleh ketenaran nama putra mahkotanya, maka Konstantin membunuh Crispus. Kematiannya menimbulkan duka rakyat Romawi. Di balik pembunuhan itu, ada berita bahwa ibu tiri putra mahkota itu menginginkan putra kandungnya sendiri yang akan menjadi kaisar, sehingga dia berniat untuk menghabisi Crispus. Akhirnya Konstantin menjatuhi hukuman mati kepada ibu tiri itu dengan membenamkannya ke dalam air mendidih. Para pendukung permaisuri yang mati itu bergabung dengan para pecinta putra mahkota menuntut atas kematian kedua orang itu. Konstantin dalam posisi tersudut dan meminta bantuan pendeta Kuil Yupiter di Roma. Tetapi para pendeta itu mengatakan, bahwa tidak ada kebaktian atau korban yang bisa menghapus dosa pembunuhan yang telah dilakukannya. Suasana yang tegang di Roma membuat dia tidak merasa tentram, sehingga Konstantin pun pergi ke Bizantium.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Sejarah Islam | 8 Komentar »
Ditulis oleh qarrobin di/pada November 1, 2009
artikel ini saya dapat dari blog milik ruhul-qudus
HUKUM PERGANTIAN KEKUASAAN DI MUKA BUMI
BANGKIT-RUNTUHNYA KERAJAAN ALLAH
ABRAHAM
• Abraham berasal dari Urkasdim, sebuah distrik di Babilonia, yang sekarang disebut sebagai Irak. Nama awalnya adalah Abram. Ayah Abram adalah seorang pembuat patung di Babel, dimana patung adalah sebuah simbol dari aturan/undang-undang negara yang tidak berfaedah apapun bagi rakyatnya (Yosua 24:2), kecuali hanya menguntungkan kepentingan penguasanya, yang sekarang disebut Wakil Rakyat atau Senator. Babel adalah sebuah negara yang ingin mewujudkan tatanan dunia baru, yang menghapuskan batas-batas negara, seperti PBB sekarang ini. Jadi, Babilonia dahulu pasti adalah negara super power, seperti halnya Amerika Serikat.
• Abram adalah orang yang hanief dan konsisten dalam pengabdiannya kepada Allah.
- QS 11/75 : Ibrahim adalah penyantun dan suka kembali kepada Allah.
- QS 60/4 : Dialah satu-satunya sosok yang Allah sebutkan namanya secara langsung di dalam Quran, yang pantas dicontoh. Itu disebabkan karena dia mampu berlepas diri dari apa yang Ayahnya dan kaumnya abdi selain Allah, walaupun dia anak orang berpengaruh di negerinya.
- QS 4/125 : Dialah orang yang paling baik dien-nya/sistem hidupnya, maka Allah menjadikannya sebagai kesayangan-Nya.
- II Tawarikh 20:7 = Abraham adalah sahabat Allah.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Sejarah Islam | 73 Komentar »
Ditulis oleh qarrobin di/pada Oktober 31, 2009
Mi’raj Nabi Muhammad dan Posisi Planet-Planet
Posted on Agustus 21, 2007 by azwarti
وَلَقَدْ آتَيْنَاكَ سَبْعاً مِّنَ الْمَثَانِي وَالْقُرْآنَ الْعَظِيمَ
15/87. Dan sungguh telah Kami datangkan padamu tujuh (planet) dari yang
berulang-ulang dan Alquran yang besar.
Ayat 15/87 menjelaskan bahwa kepada Muhammad telah didatangkan Tujuh Yang Berulang-ulang serta Alquran Yang Besar. Kebanyakan ahli tafsir berpendapat bahwa yang dimaksud Tujuh Yang Berulang itu adalah tujuh ayat termuat dalam surah Fatihah. Ketujuh ayat itu senantiasa dibaca pada setiap raka’at Shalat berulang 17 kali dalam sehari. Tetapi mereka lupa bahwa surah Fatihah itu sendiri berada dalam Alquran. Jika mereka beranggapan Tujuh Yang Berulang itu ialah surah Fatihah maka ini berarti bahwa surah tersebut tidak Alquran atau tidak termasuk dalam Alquran yang sebenarnya tersusun dari 114 Surah, 6.326 ayat. Atas dasar ini kita berpendirian bahwa pendapat demikian adalah keliru.
Jadi maksud yang sebenarnya dari ayat 15/87 ialah bahwa kepada Nabi telah didatangkan tujuh planet yang berulang-ulang melakukan transit di atas orbit Bumi transit mana disebut Yaumuz Zullah pada ayat 26/189. Setiap planet senantiasa bergerak mengitari Surya, sewaktu Nabi Mi’raj posisi tujuh planet yaitu Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptune, Pluto dan Muntaha yang mengorbit di atas Bumi dalam keadaan sejajar. Maka posisi dan gerak ketujuh planet demikian berlaku pada waktu tertentu yang oleh ayat 15/81 disebutkan “didatangkan” oleh Allah kepada Muhammad. Karenanya kita berkesimpulan bahwa Nabi sewaktu dalam dalam Mi’rajnya memang singgah di permukaan tujuh planet tersebut dan tidaklah beliau datang ke planet Venus dan Mercury yang mengorbit di bawah Bumi.

Gambar di atas adalah Posisi TataSurya kita pada saat Nabi sedang Mi’raj.
Caranya dengan cara memasukkan Tanggal Bulan dan Tahun kejadiannya.
Semua Planet-planet Luar (outer Planet), berada pada posisi yang sama.
Pada gambar di atas tidak tepat benar pada satu garis,
karena dalam mengukur Jarak dan kecepatan setiap Planet para Astronom
tidak mengukur dengan tepat.
Dengan menggunakan website di bawah, mengisi kolom UTC dengan angka 628-04-12,
angka ini dicari dengan coba-coba, tahun sekitar Nabi Muhamad Mi’raj.
Karena tidak ada yang tahu tepat kapan Nabi Mi’raj
http://www.fourmilab.ch/cgi-bin/uncgi/Solar
dade – myquran.org
Ditulis dalam Time Travelling | 5 Komentar »
Ditulis oleh qarrobin di/pada Oktober 31, 2009
artikel berikut saya temukan di blog h4sriadi
Hari Jumat & Hari Sabat
21 Nopember 2008
Setelah dalam 6 hari (masa) Tuhan mencipta, maka masuklah kepada hari yang ke 7. Pada hari yang ke tujuh ini Tuhan menginginkan agar manusia menjadikannya sebagai bahan ingatan, bahwa segala sesuatu yang ada di alam semesta ini yang mencipta adalah Tuhan, yang mengatur juga Tuhan. Semua makhluk tunduk patuh pada aturan Tuhan. Maka tidaklah pantas jika ada manusia merasa dirinya dapat mengambil hak Tuhan untuk mengatur manusia lain menurut kepentingannya sendiri, karena itu adalah esensi perbudakan, dan perbudakkan amat dibenci Nya.
Musa menjadikan hari ke 7 sebagai hari suci bagi umat manusia, dan hari itu wajib disakralkan. Ia mengikuti ketaatan yang dilaksanakan oleh Abraham, karena jalan hidup yang dilaksanakan oleh setiap nabi mengikuti pola yang diajarkan oleh Abaraham. Ini dapat dilihat dengan banyaknya ayat-ayat yang menceritakan tentang betapa Abraham dijadikan sebagai standard kebenaran bagi pola hidup yang lurus, sebagai Bapak dari banyak bangsa, bapaknya manusia. Maka apa yang dijalankan oleh Musa adalah kebiasaan-kebiasaan Abraham, termasuk mensucikan hari ke 7. Begitupula Yesus yang mengikuti konsep hidup nabi sebelumnya yakni Musa, karena Musa mengikuti ajaran Abraham. Kedatangan Yesus bukan untuk mentiadakan hukum Musa (Taurat), tetapi ia datang untuk menggenapi hukum-hukum Taurat yang sudah diporakporandakan oleh manusia sepeninggal Musa (Mat 5:17). Jika konsep yang diperjuangkan Yesus menyimpang dari Musa dan Abraham, maka tidak mungkin ada perintah dalam Quran untuk mengikuti Ibrahim, Ismail, Ishaq, Musa, dan Isa (Yesus) = QS: 2/136.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Sejarah Islam | Bertanda: jumat, sabat | 16 Komentar »
Ditulis oleh qarrobin di/pada Oktober 30, 2009
Posted on Agustus 6, 2008 by azwarti
Salamun alaikum,
Tulisan ini ditujukan kepada para pencari kebenaran, terutama kepada mereka yang telah muak dengan perpecahan muslimin.
Tulisan ini merupakan terjemahan dari artikel Dr. Shabir Ahmad dengan sedikit koreksi dan tambahan informasi dari saya sendiri.
Tulisan ini harus dibaca hingga selesai, bila tidak, lebih baik tidak usah membacanya sama sekali.
Setelah membaca seluruhnya, maka terpulang kepada anda untuk tidak setuju sama sekali atau setuju sebagian atau setuju semuanya.

Ternyata langit mars tidak merah
“Semoga Islam dibersihkan dari merahnya perpecahan, dan langit Islam kembali biru seindah langit mars yang ternyata tidak merah, warna merah ini adalah hasil rekayasa NASA, gambar copas dari xfile-enigma. Begitupun pecahnya Islam dalam berbagai mazhab termasuk syi’ah adalah rekayasa Persia.”(nb:qarrobin said)
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Sejarah Islam | Bertanda: sunni, syiah | 66 Komentar »
Ditulis oleh qarrobin di/pada Oktober 18, 2009
Katakan: “apakah sungguh kamu akan tertutup dengan yang menciptakan bumi di dalam dua masa dan menjadikan baginya sekutu-sekutu? itu penguasa semesta alam” (fushshilat 041,009).
Bumi diciptakan dalam 2 masa dari 6 masa jumlah keseluruhan waktu penciptaan. Bumi tercipta bersamaan dengan matahari dan planet tetangga yang lain yang disebut solar system dalam 4,57 milyar tahun yang lalu. Dibandingkan dengan usia universe 13,7 milyar tahun, maka 4,57/13,7 = 1/3 = 2/6.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Science | Bertanda: Medan Terpadu, Membran String | 60 Komentar »
Ditulis oleh qarrobin di/pada Oktober 18, 2009
orbit bulan L = 2 π R terbentuk selama 27.321661
“yang mengatur urusan dari langit kepada bumi, kemudian (urusan) itu naik kepadaNya di dalam satu hari adalah qadarnya seribu tahun dari apa yang diperhitungkan” (Q.S. Sajdah ayat 5).
Dari ayat diatas, kita akan menghitung qadar 1000 tahun dari apa yang diperhitungkan di dalam satu hari yang setara dengan kelajuan cahaya. Umat Islam memakai perhitungan satu bulan 29.53059 ketika bulan mengelilingi bumi. Kita juga tahu bahwa ketika bulan mengelilingi bumi, bumi juga mengelilingi matahari. Perhitungan 29.53059 bukanlah panjang orbit bulan L = 2 pi R yang sebenarnya, L = 2 pi R terbentuk selama 27.321661.
Malaikat yang mengatur urusan dari langit ke bumi, melaju dengan qadar 1000 tahun dari apa yang diperhitungkan di dalam satu hari. Kelajuan malaikat bukan suatu yang fixed, ia mengalami percepatan misal dari v=0 ke v dan ke v=c, sesuai dengan rumus Einstein tentang jarak yang memendek, suatu yang melaju dari v ke c, maka berapapun jarak semesta, akan tergapai.
c = 12000 L’ / t’
L’ = V x 27.321661 sidereal days x cos ø
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Science | Bertanda: John Lewis Hall, sidereal month | 3 Komentar »