Arch Carrying Angels

Ngobrol seputar science, quran dan hanification

Abu Shufyan dan Muhammad – Sebuah Genealogi

Posted by qarrobin pada April 10, 2011

Abu Shufyan telah dihina dengan tiga ayat di dalam Al Quran.

080,001 : ‘abasa wa tawallaa

mengerutkan (dahi) dan berpaling

080,002 : -an jaa-a hhu l-a’maa

supaya datang ia, seorang buta

080,003 : wa maa yudriy ka la’alla hhu yazzakkaa

dan apa diketahui (oleh) engkau agar ia dikembangkan

080,004 : -aw yadzdzakkaru fa tanfa’a hhu (l)dzdzikraa

atau diingatkan, maka memberi manfaat (atas) ia, al dzikra

080,005 : -ammaa mani staghnaa

adapun sesiapa yang akan membergunakan

080,006 : fa –anta la hhu tashaddaa

maka anda bagi ia (Abu Shufyan), bersedia

080,007 : wa maa ‘alay ka –allaa yazzakkaa

dan apa atas engkau kecuali dikembangkan?

080,008 : wa –ammaa man jaa-a ka yas’aa

dan adapun sesiapa datang (pada) engkau yang diusahakan

080,009 : wa hhuwa yakhsyaa

dan dia dikhusyu-kan

080,010 : fa –anta ‘an hhu talahhhhaa

maka anda dari nya mengabaikan

Ya, seseorang yang dihina dalam Surah ‘Abasa adalah Abu Shufyan yang merupakan pemimpin Mekkah. Dia selain dari menolak undangan Muhammad, menjadi musuh nya yang tak berperasaan. Ia mencoba untuk membunuh dia di tempat tidurnya. Pada malam yang sama Muhammad berhijrah. Setelah hijrah, Muhammad mengambil kembali Mekkah dari dia.

049,014 : qaalati l-a’raabu –aaman naa qul llam tu-minuw walaakin quwluw –aslam naa wa la mmaa yadkhuli l-iymaanu fiy quluwbi kum wa –in tuthiy’uw llahha wa rasuwla hhu laa yalit kum mmin –a’maali kum syay-an –inna llahha ghafuwrun rrahiymun

Berkata orang-orang Arab ‘kami beriman’, katakanlah ‘(kalian) belum memiliki iman’, tetapi katakanlah ‘kami menyerah’, dan belum masuk iman di dalam hati kamu, dan jika mentaati Allah dan Rasul-Nya, tidak diremehkan kamu dari kerja kamu sesuatupun, bahwa Allah Pengampun Yang Teliti.

Orang – orang Arab dari Mekkah berkata: ‘Kami beriman’. Katakanlah kepada mereka: ‘(kalian) belum memiliki iman’, Kalian hanya menyerah. Kalian menjadi tahanan perang. Dan belum masuk iman di dalam hati kamu. Ia tertinggal dalam mulut kalian. Jika Kalian mematuhi Allah dan RasulNya, Allah akan memberikan properti dan kekayaan kalian di Mekkah kembali sepenuhnya. Allah adalah satu-satunya yang maha pengampun dan maha penyayang.’

Ini adalah apa yang dikatakan dalam ayat ini. Qaalati : Berkata,  al-a’raabu : orang-orang Arab. Tidak ada kata ‘Baduwi’ di sana. Allah mengatakan al-a’raabu. Kita juga harus berkata al-a’raabu.

Abu Shufyan menyerahkan tugasnya kepada Muhammad, tetapi dia tinggal sebagai orang terkaya di Mekkah dengan kekayaannya di sana. Dia tidak diganggu, selanjutnya ia mengambil tempat di dewan (republik). Karena sebagai prinsip, orang yang berkata ‘Laa ilaha illallah, Muhammadan Rasulullah’, dianggap sebagai tanpa dosa seperti baru lahir dari ibu dan dia tidak dimintai pertanggungjawaban dari sebelum ia bertobat.

Bagi keturunan dari Abu Shufyan, mari kita melihat kehidupan suku. Quraysy dan Qurayza. Apa kebangsaan (ras) mereka? Mereka keduanya merupakan Samiian tetapi apa bahasa mereka?
Bani Quraysy = dari keturunan Ismael.
Bani Qurayza = dari keturunan Israel.
Dua cabang Abraham. Dua permintaan nya.

Seorang Blasteran yang muncul dari kedua suku ini akan menjadi pemimpin di Mekkah. Misalnya Abu Thalib atau Muthalib tidak dapat menjadi pemimpin. Dia haruslah putra dari kedua suku. Maksudku, Shufyan. Jika Muhammad, ayahnya, pamannya, kakeknya memiliki darah Yahudi, mereka akan menjadi pemimpin Mekah sebelum Abu Shufyan.

Tradisi ini (pemimpin umum Quraysy-Qurayza) telah berakhir ketika Muhammad mengambil Mekkah dari Abu Shufyan tanpa darah, ia menjadi sejarah. Kekayaan Abu Shufyan disisakan kepada dirinya. 3/4 dari Mekkah adalah kepemilikan pribadi dari kedua suku. Tentu saja, bos dari perusahaan itu adalah Abu Shufyan. Quraysy adalah suku yang kasar. Selama bertahun-tahun, mereka menolak Muhammad dan berselisih dengan dia. Mereka memiliki darah yang memuakkan. Tidak ada darah lain yang lebih memuakkan daripada Quraysy. Lihatlah Abu Jahal, Abu Lahab. Ini adalah para paman dari Muhammad. Mereka akan menjadi kayu neraka. Tidak ada Quraysyians yang beriman kepada Muhammad selain dari Ali. (tidak bahkan lima orang saja) Egyptians, Habeshis, Ferisis menjadi muslim. Quraysyians tidak menjadi muslim. Mereka menolak sampai mereka menyerah dengan mengatakan ‘-aslam naa’. Rasisme dibuat oleh Allah.

009,097 : l-a’raabu –asyaddu kufran wa nifaaqan wa –ajdaru –allaa ya’lamuw huduwda maa –anzala llahhu ‘alaa rasuwli hhi wa llahhu ‘aliymun hakiymun

Orang-orang Arab sangat tertutup (tidak menghiraukan) dan bermuka dua, dan sangat wajar tidak mengetahui hukum-hukum apa yang diturunkan Allah atas Rasul-Nya dan Allah mengetahui lagi bijaksana.

009,098 : wa mina l-a’raabi man yattakhidzu maa yunfiqu maghraman wa yatarabbashu bi kumu ddawaa-ira ‘alay hhim daa-iratu ssaw-i wa llahhu samiy’un ‘aliymun

Dan dari orang-orang Arab sesiapa yang mengambil apa yang disalurkan (sebagai) suatu denda dan mengintai dengan kamu (dari) bilik, atas mereka layanan yang sama dan Allah mendengar lagi mengetahui.

Hal ini ditulis sebagai “Al A’raabu asyaddu kufran wa nifaaqan”. Orang Arab yang paling kafir dan paling munafik di antara bangsa-bangsa. Mereka tidak cukup baik memahami Al Quran yang Allah turunkan kepada nabiNya meskipun ia ditulis dalam bahasa Arab. Mereka semua Osama. Ya, Al Quran dibawa turun untuk kaum yang terburuk dan paling buta huruf di dunia. Mari kita menulis surah Quraysy:

1. Bagi Perjanjian dari keamanan dan penjagaan yang dinikmati oleh Quraysy,
2. Perjanjian mereka meliputi perjalanan pada musim dingin dan musim panas,-
3. Maka hendaklah mereka menyembah Rabb pemilik Rumah ini,
4. Yang menyediakan mereka makanan dari kelaparan, dan mengamankan mereka dari ketakutan.

Allah mengatakan : Selama ratusan tahun kalian menjaga Ka’bah untuk berhala-berhala, kalian mendapat keuntungan dari pariwisata, hadiah, souvenirs. Sekarang kalian akan menjaga Ka’bah, karena ia adalah rumah Allah. Maksudku, mereka dihukum. Mereka direhabilitasi. Allah akan membuang mereka ke padang pasir seperti Qurayza atau Dia akan menghapuskan keamanan nyawa dan harta benda mereka. Quraysy menyerah dengan bendera putih dan kekayaan dan hidup mereka diselamatkan. Agama perdamaian datang kepada mereka. Abu Shufyan menaikkan bendera putih.

Saint Sophie = ini adalah nama seorang Saint perempuan. Ini berarti seorang penganut wanita. Kata-kata Sophie dan Tashawwuf berasal dari keorisinalan ini. SVF = SOFU. Dalam TaShaWwuF Anda dapat melihat tiga huruf ini. Bin Laden adalah seorang Arab. Seluruh organisasi Al Qaida adalah Arabic. Thaliban adalah Peshtu.

Mari kita menuju ke periode setelah Abu Shufyan. Anaknya Muawiyah juga menjadi muslim dengan menyerah. Muhammad membawa nya ke tempat yang sangat tinggi. Dia selalu menjadi gubernur di periode kekhalifahan ke 2-3-4. Ia adalah Gubernur dari provinsi Syria. Ia seperti setan yang dibawa ke langit. Dia ingin lebih. Dia menginginkan hari-hari dimana ayahnya adalah pemimpin. Dia tumbuh dengan cerita bahwa dia akan menjadi pemimpin. Syria itu tidak cukup. Seharusnya ada kepemilikan lebih. Dia ingin menjadi misalnya kekaisaran dari Islam. Dia absolutist, sultanatist. Saingan nya (dia menduga) adalah Ali dan anak-anaknya.

Dia menyangka bahwa setelah Muhammad, ‘Ali, Hasan, Hüseyin akan menjadi maharaja dari ayah ke anak laki-laki. Di era Abu bakar, dia masih muda. Dia pasif ketika Umar menjadi khalifah, karena Umar orangnya keras. Usman lemah-lembut seperti sebuah kue. Tetapi pada waktu itu ada Hajjaj yang kejam. Dia memanipulasi Usman. Muawiyah juga takut terhadap nya. Ketika Hajjaj yang kejam meninggal, ia menemukan kesempatan. ‘Ali berada dalam kekuasaannya. Berita yang diharapkan datang.

Karena A’isyah membenci ‘Ali, karena A’isyah melindungi Al Quran dan kepercayaan suci dirinya, (apalagi ia tidak dapat menjadi khalifah perempuan) A’isyah mengirimkan berita. ‘Biarkan Muawiyah datang dari Damaskus dan menjadi Khalifah’. A’isyah memberi salah satu dari 4 Al Quran yang dia punya, untuk Muawiyah. Halaman Al Quran telah robek dan diletakkan ke tombak dari tentara Muawiyah. Terjadi perang saudara berdarah.

Sebuahkesepakatan damai palsu dilakukan. Seorang wasit diangkat. A’isyah dan Muawiyah mengatakan kepada wasit bahwa ketika Muawiyah menjadi Khalifah, dia akan menjadi gubernur Damaskus. Wasit yang dipanggil Amr Ibnül As mempercayai ini dan ia menjadi aib dari lembaga arbitratorship.

Ali telah tertipu. Ketika Muawiyah menjadi khalifah, republik dihapuskan dan kesultanan dari ayah ke anak laki-laki itu dimasukkan ke dalam kekuasaan. Ketika Yazid, putra Muawiyah, (mereka adalah tiga generasi, Amir, Ketua, Raja, Emevites (nama keluarga mereka)) menjadi khalifah ‘Ali, Hasan, Hüseyin, Jakfar, Zaynal, ‘Abidin, semua keluarga Muhammad dibunuh di Karbala dan di tempat lain.

Ketika Muawiyah menjadi raja, hal pertama yang ia lakukan adalah untuk menghapus reputasi buruk ayahnya. Dari komentar-komentar Al Quran dan ungkapan-ungkapan, itu dilarang untuk mengatakan bahwa ayahnya adalah seorang yang tercela yang ditegur dalam surat ‘Abasa.

Allah mengetahui apakah ia dipaksa atau tidak, Abu Shufyan berada di belakang Muhammad selama shalat sehari-hari. Abu Shufyan berteriak ‘Sami’a llahhu li man hamidah’ seperti orang gila yang menjilat. Muhammad menegur dia. Tetapi Muawiyah menghapus teguran ini. Ia memerintahkan seakan Muhammad menyukai perilaku ayahnya dan meminta untuk menempatkan ini bukannya Allahhu akbar.

Muawiyah, ketika shalat di belakang ayahnya, berseru ‘Rabba naa la ka lhamdu’ ketika ayahnya berkata ‘Sami’a llahhu li man hamidah’. Mereka menambahkan ini ke dalam shalat dan menyebut ini ‘Sunnah dari Rasulullahh’ = Hukum dari Nabi Allah.

Ini sesungguhnya Yazidisme, Muawiyahisme. Kami adalah Sunni, yang lain adalah Syi’ah. Kita tertangkap dalam sebuah perangkap. Muhammad bukanlah Sunni dan Hambali, maupun ‘Ali bukanlah Syi’ah. Mereka Haniif. Mereka menambah jumlah shalat sehari-hari dari 3 menjadi 5. Mereka membuat-buat cerita, hadits untuk mengotentikasi ini seperti bahwa ketika Muhammad berada dalam mi’raj itu 55 waktu sehari, dan Allah seakan-akan meminta maaf kepada Muhammad untuk ini.

Allah berfirman ‘baiklah kekasih ku, engkau benar, kerjakan ini 5 waktu dan biarkan saya memberikan pahala setara dengan 55 waktu.’ Sumber dari semua kebohongan ini adalah Yazid. Syi’ah kemudian tidak dipisahkan dalam setiap topik. Shalat sehari-hari adalah 5 waktu semenjak Yazid. Siapa yang membuat hadits ini yang mengatakan 55 waktu 2.200 rakaat dalam mi’raj? Ia adalah pembunuh terhebat. Hajjaj yang kejam adalah orang yang merubah Al Quran dari Arabic ke dialek Quraysy. Wasit Amr Ibnül As membuat dua mazhab dengan sebuah kecurangan. Ah wasit, ah yang kejam, ah Yazid!
Hajjaj yang kejam his majesties!
Amr Ibnul As his majesties!
Yazid bin Muawiyah his majesties!
Fatihah untuk jiwa mereka … juga untuk jiwa-jiwa dari para paman, Lahab dan Jahal, dari Muhammad Fatihah! Bangun Haniif! Ini adalah sebuah aib. Mereka menipu kita dengan memanggil diri mereka ‘sahabat Muhammad’ dan membawa tradisi kerajaan. Mari kita melihat Baqarah-170 :
Dan bila dikatakan bagi mereka : Ikutilah apa yang diturunkan Allah, (mereka) berkata: ‘Bahkan kami mengikuti apa yang kami dapati atasnya bapak-bapak kami.’ Walau bapak-bapak mereka tidak mengetahui sesuatu dan tidak mendapat petunjuk

Bapak-bapak mereka bodoh, mereka dua kali bodohnya. Abu Shufyan, Muawiyah dan Yazid adalah sebuah keluarga EDEB dari lahir. Mereka mengubah kata-kata yang ditulis sebagai ‘Arab’ menjadi Baduwi dengan paksaan pedang, tiga generasi ini yang jahat. Itulah mengapa mereka harusnya Arab = Baduwi dituliskan seakan-akan mereka bukan Arab. Mereka menampilkan diri mereka sebagai ‘Edeb Ali’ yang berarti ‘keluarga yang beradab.’ Mereka menggapai Usmani. Ada seorang sultan Usmani dinamai sebagai ‘Bayazid = Bapak dari Yezid’. Edeb Ali adalah bapak mertua dari Usman, sultan pertama dari Kekaisaran Usmani. Shufyanisme ini menuju ke Edeb Ali dan ia akan berlanjut 300 tahun lebih. Ini merupakan sejarah yang tidak tertulis. Iblis telah diusir dari langit. Sampai Yazidians diusir dari Islam, darah akan menetes. Aku berhutang banyak hal kepada Atatürk. Thanks Allah, bahwa khalifah yang diteruskan dari ayah ke anak laki-laki menjadi sejarah.

Pertanyaan: Siapa yang menaruh larangan untuk membaca Al Quran? Apa yang engkau pikirkan dari adzan Turki untuk shalat sehari-hari, penutupan dari pondok darwis?

Inönü melakukan semua ini. Ini terjadi di era Inönü. Atatürk telah meninggal dan Inönü adalah satu-satunya untuk melakukan ini dalam perang ekonomi. Dia adalah musuh Atatürk. Dia menghapus gambar Atatürk dari uang. Dia telah menghancurkan patung Atatürk dan dia meletakkan patung nya sebagai gantinya. Dia meletakkan gambar dan nama nya kepada semua materi yang dicetak. Janganlah kita mencampur Atatürk dan İnönü. Karena Atatürk menutup pondok masonic, dia dibunuh dengan obat-obatan yang dibawa dari Moskow dan oleh dokter Yahudi. Satu dari kata-kata terakhirnya adalah ‘Letakkan saya dalam perawatan dokter Turki.’ Ini bukan merupakan sebuah alamat publik, ini adalah panggilan untuk BANTUAN. Seseorang dari master pertama dari Selanic mason logde Inönü menjadi manusia pertama, dan menjadi berkuasa seperti seorang sultan. Atatürk telah dibunuh. Baca buku-buku dari Cevat Rıfat Atılhan dan Ziya Uygur. Di sana, bagaimana dia dibunuh diberitahukan dan buku-buku ini tidak dapat ditolak.

10 Tanggapan to “Abu Shufyan dan Muhammad – Sebuah Genealogi”

  1. Samaranji said

    Assalamu’alaykum,,,

    Ternyata lebih panjang dari yang pernah saya baca, http://qarrobindjuti.blogspot.com/2009/07/abu-shofian-dan-muhammad.html

    Apakah ini juga hasil diskusi dengan seorang ‘Ulama/ Ilmuwan di Turki tersebut, Kang ???

    Apakah ini pandangan Kang Qarrobin sendiri, atau hanya menuliskan dari apa yang diungkapkan oleh ilmuwan Turki tsb ???

    Maaf, jika sy terlalu usil untuk mengetahui.

  2. AbuRazziq said

    hmmm…..

  3. AbuRazziq said

    AQ.11:114. Dan dirikanlah sembahyang itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat.

    AQ.17:78. Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) subuh. Sesungguhnya shalat subuh itu disaksikan (oleh malaikat).

    AQ.4:103. Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat(mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.

    AQ.62:9. Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum’at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.

    AQ.5:6. Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur.

    • qarrobin said

      012,111 : … maa kaana hadiytsan yuftaraa walaakin tashdiyqa lladziy bayna yadayhhi wa tafshiyla kulli syai-in wa hhudan wa rahmatan lli qawmin yu-minuwna

      … Apa (Al Quran) adalah hadits yang dibuat-buat?, tetapi dia mengoreksi yang ada di antara dua tangan nya, dan menjelaskan tiap sesuatu, dan petunjuk dan rahmat bagi kaum yang (akan) beriman

      • AbuRazziq said

        dari dua ayat pertama yang saya posting…bisa diambil kesimpulan atas tafsir dua ayat tersebut mengenai waktu2 shalat…jikalaupun akhirnya ada hadits yang “menjelaskan” mengenai shalat 5 waktu…saya kira “penguatan” itu bukan diartikan sebagai “pelemahan” atas firman Allah…akan tetapi lebih kepada “menjelaskan detail” dari firman Allah…
        karena saya dalam pemahaman saya “detail” itu diperlukan sehubungan dengan adanya “pengangkatan” manusia sebagai Rasul.
        Jika Firman tidak butuh detail maka tidak perlu ada Rasul….

      • qarrobin said

        terima kasih kang Abu Razziq, saya juga tidak bisa menyalahkan mereka yang melaksanakan shalat 5 waktu, karena Allah juga memberikan surga dan menyebut mereka sebagai golongan kanan

        056,008 : fa –ashhaabu lmaymanati maa –ashhaabu lmaymanati
        maka shahib kanan, apa shahib kanan

  4. Samaranji said

    Assalamu’alaykum,,,.

    Sebenernya masalah ini (ttg siapa yazid, muawiyah, dan abu shufyan) sudah jadi rahasia umum sih. Sy juga pernah baca ttg surah “abasa” tsb di tempat abah haniifa, bahkan beliau menemukan 2 ayat terakhir yg hilang (pd surat tsb) pd al qur’an hadiah dr khadimul haramain.

    Bagian yg tidak kusuka dr post di atas adlh “genealogi”. Apapun niat seseorang (dlm hal ini abu shufyan) dlm ber “aslamna” sy hanya berharap keturunannya tetap tulus dlm berislam. Jika tidak, islam akan semakin terkotak2. Jujur sy mendambakan dialog sesama ulama islam dr berbagai faham. Jika dialog lintas agama aja bisa, mengapa dialog intern agama tidak.

    Jika karakter seseorang ditentukan gen, alangkah tidak adilnya Allah Ta’ala. Apakah gen Nabi Ibrahim dari Azer ? Apakah gen Kan’an dari Nabi Nuh ?

    Ini bukan masalah membela abu shufyan, ada hal yg lebih urgent yaitu persatuan umat islam.

    Makasih kang.

  5. qarrobin said

    Wa ‘alay ka Salaam

    agak susah kang untuk dialog

    jika kita berikan ayat 012,111 tafshiyla kulli syai-in bahwa Al Quran menjelaskan tiap sesuatu

    mereka akan mengatakan bahwa Al Quran membutuhkan hadits

    jika kita berikan ayat 073,020 fa qra-uw maa tayassara mina lqur-aani bahwa di dalam shalat kita harus membaca bacaan yang berasal dari ayat Al Quran

    mereka akan mengatakan bahwa hadits memerintahkan membaca bacaan yang sebenarnya bukan ayat – ayat Al Quran

    untuk genealogi, memang terkadang terdapat sebagian kecil pengecualian dengan kehendak Allah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: